1.000 ASN Jalani Swab PCR Massal, Pemkab Malang Habiskan Anggaran Rp 800 Juta

Feb 04, 2021 20:03
Bupati Malang Sanusi saat menjalani swab PCR melalui Mobile Lab yang dilaunching pada Sabtu (30/1/2021) lalu. (Foto: Ashaq Lupito/JatimTIMES)
Bupati Malang Sanusi saat menjalani swab PCR melalui Mobile Lab yang dilaunching pada Sabtu (30/1/2021) lalu. (Foto: Ashaq Lupito/JatimTIMES)

MALANGTIMES - Sejak dilaunching oleh Bupati Malang Sanusi pada Sabtu (30/1/2021) lalu, nyaris 1.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang di swab melalui Mobile Lab atau Mobil Laboratorium Swab PCR (polymerase chain reaction).

”Sementara dalam swab PCR tahap pertama kita alokasikan untuk 1.000 ASN,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat saat dikonfirmasi usai menjalani vaksinasi Covid-19 di RSUD Kanjuruhan, Kamis (4/2/2021).

Dari target 1.000 ASN itu, dijelaskan Wahyu, hingga sore hari tadi sudah ada sekitar 975 orang ASN yang telah menjalani swab PCR secara massal. 

”Sampai sekarang masih 1 unit  (Mobile Lab) yang dikerahkan, tapi yang menjalani swab test sudah 975 orang ASN,” jelasnya.

Jika 1.000 ASN dalam tahap pertama telah terealisasi, Wahyu memperkirakan anggaran yang digelontorkan oleh Pemkab Malang mencapai kisaran Rp 800 juta. Dana itu diambilkan dari Belanja Tidak Terduga (BTT).

”Per orang menghabiskan biaya sekitar Rp 800 ribu. Kalau sementara ini akan ada 1.000 ASN yang di swab berarti kurang lebih ya membutuhkan anggaran sekitar Rp 800 juta,” ujarnya.

Anggaran yang dikeluarkan oleh Pemkab Malang itu, diprediksi bakal mengalami penambahan. Sebab, target yang dipatok akan ada 5 ribu ASN yang diproyeksikan bakal menjalani Swab PCR secara massal.

”Target awal ada 5 ribu ASN yang akan direalisasikan secara bertahap dalam program Swab PCR massal ini. Tapi akan terus kita evaluasi untuk memastikan berapa keperluan yang sebenarnya dibutuhkan,” lugasnya.

Namun dari hasil evaluasi sementara, lanjut Wahyu, keberadaan mobile lab swab PCR tersebut terbilang sangat efektif. Penilaian ke-efektifan itulah yang juga akan dijadikan rujukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Khususnya dijajaran ASN di Pemkab Malang.

”Hasilnya swab PCR melalui mobile lab cukup efektif. Karena 3 sampai 4 jam langsung dapat diketahui hasilnya,” tukasnya.

Seperti yang sudah diberitakan, hasil akurat dan efektifitas rentang waktu itu, dibuktikan dengan adanya 975 ASN yang sudah di swab PCR dalam kurun waktu sekitar kurang dari 6 hari. Hasilnya, dari 975 ASN yang telah di swab PCR, sebanyak 14 orang diantaranya dinyatakan positif Covid-19. Saat ini belasan ASN yang terpapar virus yang diduga dari Wuhan, Cina ini telah diinstruksikan untuk menjalani isolasi mandiri selama 2 minggu.

 

Topik
anggaran swab pcr massalswab pcr asn kabupaten malangSekda Kabupaten Malangcovid 19 kabupaten malangasn kab malang terpapar covid 19berita Kabupaten Malang hari ini

Berita Lainnya

Berita

Terbaru