Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang, Zubaidah. (Foto: Dok. Malangtimes)
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang, Zubaidah. (Foto: Dok. Malangtimes)

MALANGTIMES - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang, Zubaidah memastikan bahwa buku lembar kerja siswa (LKS) berisi kata 'pelacur' telah ditarik dari tiap sekolah untuk direvisi. Rencananya, minggu ini, revisi LKS berjudul 'Insan Bermartabat' akan didistribusikan ke sekolah-sekolah yang ada di Kota Malang.

"Benar 15.000 LKS sudah ditarik dan dalam proses revisi. Minggu ini, dijadwalkan LKS revisi akan didistribusikan kepada sekolah lagi," ujar Zubaidah ditemui diruangannya, Senin (16/11/2015).

Zubaidah berjanji Disdik akan memaksimalkan pengawasan terhadap revisi buku tersebut. "Ada tim editing buku yang menyatakan sudah melakukan pengecekan. Jadi, sudah tidak ada kata-kata yang tidak pantas dalam buku ajar," tambahnya.

Revisi LKS ini, hanya ada pada lembar yang memberikan contoh materi dengan menggunakan kata "pelacur". Sedangkan, isi materi dibab sebelum dan sesudahnya tetap sama, tidak ada yang direvisi. Namun, tim editing turut memeriksa setiap lembar lainnya. (*)