Menuju World Class University, Unisma Gandeng Dubes RI untuk Kolombia

Feb 03, 2021 08:50
Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi saat memberikan cinderamata kepada
Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi saat memberikan cinderamata kepada

MALANGTIMES - Demi mencapai kampus berstatus World Class University, Universitas Islam Malang (Unisma) tak henti-hentinya meningkatkan kualitas dan kapasitas perguruan tingginya. Salah satu indikatornya adalah capaian kerjasama yang di dalamnya termasuk kerjasama internasional.

Untuk itu, Unisma kini berupaya untuk menjangkau kawasan Amerika Selatan dengan membuka komunikasi ke Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kolombia Priyo Iswanto.

Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi, menegaskan, jika Unisma menargetkan mampu mencapai kampus berstatus World Class University di tahun 2027. Untuk mencapai target tersebut, di 2021 Unisma akan membuka kelas internasional.

“Lalu pada tahun 2023 sudah masuk entrepreneur university. Kemudian kami juga bertekad mencapai status world class university di tahun 2027,” katanya dalam Forum Group Discussion (FGD) yang digelar akhir bulan Januari lalu.

Dengan upaya yang dilakukan, Maskuri berharap agar Unisma tentunya mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya di dunia. Ekspansi saat ini tengah bersemangat dilakukan Unisma untuk meraih status World Class University.

Sejumlah mahasiswa luar negeri juga sudah ada yang belajar di Unisma. Ditambah pula, status Unisma saat ini sebagai perguruan tinggi top di Nahdlatul Ulama (NU).

“Kami ingin memboyong semangat Islam yang moderat, toleran dan harmoni dalam mencapai perguruan tinggi berkualitas internasional,” ujarnya.

Priyo Iswanto menambahkan, jika pihaknya menyambut baik tekad dari Unisma. Peluang Unisma untuk menjadi World Class University, tentunya begitu terbuka lebar. Sebab, kampus Unisma mempunyai sesuatu hal yang khusus yaitu DNA spesifik.

“Sasaran dari Unisma bisa diarahkan untuk membentuk citra universitas Islam di Indonesia untuk mata dunia,” ucapnya.

Lebih lanjut, Priyo menyarankan Unisma untuk melakukan pemetaan keunggulan terlebih dahulu. Lewat pemetaan ini, tentunya Unisma akan bisa mengetahui potensi yang   menjadi keunggulan dan kampus ini bisa disandingkan dengan perguruan tinggi di luar negeri.

“Yang penting juga adalah meningkatkan percaya diri dan tampil berani. Selama ada alasan yang dapat disampaikan dan bermanfaat, maka lakukan,” tegasnya.

Ditambahkannya lagi, untuk menuju World Class University, Unisma mempunyai keharusan untuk menyelaraskan visi misi yang diusung. Dubes yang bermarkas di Bogota, Kolombia ini mengatakan, pihaknya akan membantu mewujudkan keinginan tersebut. la pun cukup percaya diri kendala biaya bisa dicarikan win-win solution dengan perguruan tinggi yang ada di Kolombia.

“Saya kira banyak yang bisa dieksplorasi. Saya pikir banyak cara dan banyak juga hal yang mendukung ke arah sana,” terangnya.

Dalam kegiatan FGD ini Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Kolombia Priyo Iswanto didampingi oleh Direktur Amerika II Darianto Harsono dan anggota Dewan Pembina Unisma Prof. Dr. H. Imam Suprayogo

 

Topik
World Class UniversityUniversitas Islam MalangKampus UnismaProf Dr H Maskuri MSiMahasiswa Unisma

Berita Lainnya

Berita

Terbaru