Evaluasi 4 Hari Vaksinasi Covid-19, Ada 60 Orang Dinyatakan Gagal Menerima Vaksin

Feb 02, 2021 20:32
Calon peserta vaksinasi covid-19 saat menjalani tahapan pemeriksaan di meja regristasi. (Foto: Ashaq Lupito/JatimTIMES)
Calon peserta vaksinasi covid-19 saat menjalani tahapan pemeriksaan di meja regristasi. (Foto: Ashaq Lupito/JatimTIMES)

MALANGTIMES - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowomemastikan hingga hari ke-4 pelaksanaan vaksinasi, tidak ada penolakan yang dilakukan para calon penerima vaksin.

”Alhamdulillah sampai dengan saat ini kami (Dinas Kesehatan, Kabupaten Malang) tidak menerima adanya berita atau informasi yang menolak (vaksinasi covid-19),” ungkapnya saat ditemui media online ini Selasa (2/2/2021).

Seperti yang sudah diberitakan, sampai dengan Selasa (2/2/2021) sudah ada 2.900 tenaga kesehatan (nakes) yang telah menerima suntikan pertama dalam vaksinasi covid-19.

Namun, dijelaskan Arbani, angka itu sejatinya lebih tinggi. Sebab, ada sekitar 60 orang yang dikabarkan gagal saat hendak menerima suntikan pertama vaksin covid-19. ”Dari segi angka 2.900 (nakes) itu, sebenarnya yang kami periksa lebih dari itu. Namun ada kurang lebih 60-an orang yang dinyatakan gagal (menerima vaksin covid-19),” jelasnya.

Penyebab dari gagalnya puluhan nakes yang masuk dalam perioritas vaksinasi covid-19 pertama itu dikarenakan yang bersangkutan sedang atau memiliki riwayat penyakit komorbid alias penyakit penyerta.  "Saat dilakukan pemeriksaan klinis di skrining pada meja ke-2, mereka (60 orang nakes) ternyata punya riwayat penyakit komorbid,”  kata  Arbani.

Lantas bagaimana nasib 60 nakes tersebut?. Arbani menegaskan karena alasan keamanan dan keselamatan, puluhan nakes yang juga masuk sebagai kategori garda terdepan penanganan covid-19 tersebut dipastikan tidak akan menerima vaksin.

”Ada 60-an yang bukan ditunda, tapi gagal. Tidak ada, itu sudah gagal. Jadi, itu bukan sasaran vaksinasi lagi,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Pencanangan Vaksinasi Covid-19 sekaligus Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat memastikan sampai saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang tidak mempersiapkan sanksi khusus, bagi mereka yang menolak vaksinasi covid-19.

Alasannya, selain karena sekitar 60-an nakes yang tidak jadi divaksin lantaran gagal bukan karena penolakan, Wahyu juga beranggapan sampai saat ini dari informasi yang diterimanya, masyarakat Kabupaten Malang sangat mendukung agenda pemerintah terkait vaksinasi covid-19 tersebut.

”Tidak ada sanksi. Rata-rata masyarakat sudah siap divaksin covid-19. Kami sampai saat ini juga terus menyosialisasikan soal kepastian jika vaksin ini halal dan aman,” tandasnya saat ditemui di Anusapati, Pringgitan Pendapa Agung Kabupaten Malang, Selasa (2/2/2021) malam.

 

Topik
Vaksin Covid 19tenaga kesehatanKabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru