Rentan Tertular, Wali Kota Sutiaji Prioritaskan Jurnalis pada Program Vaksinasi

Feb 02, 2021 18:53
Wali Kota Malang Sutiaji saat ditemui awak media di Balai Kota Malang, Selasa (2/2/2021). (Foto: Dok. JatimTIMES) 
Wali Kota Malang Sutiaji saat ditemui awak media di Balai Kota Malang, Selasa (2/2/2021). (Foto: Dok. JatimTIMES) 

MALANGTIMES - Wali Kota Malang Sutiaji menyebut, jurnalis di Kota Malang akan mendapatkan vaksinasi pada tahap kedua. Hal itu seiring dengan pengumuman dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait pencanangan vaksinasi terhadap jurnalis yang akan masuk pada tahap kedua. 

Pengumuman tersebut dikeluarkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada hari ini Selasa (2/2/2021). Dalam pengumuman itu, jurnalis juga masuk dalam program prioritas vaksinasi tahap kedua bersama jajaran TNI, Polri dan guru. 

"Jurnalis masuk vaksinasi tahap kedua. Gubernur Khofifah memasukkan jurnalis untuk mendapatkan jatah vaksin. Ada TNI, Polri dan guru jatah vaksin di tahap kedua. Nah jurnalis termasuk pemberi layanan publik yang berisiko tinggi terpapar Covid-19," jelasnya saat dihubungi oleh pewarta, Selasa (2/2/2021). 

 



Sutiaji juga mengatakan bahwa sebelum adanya pengumuman dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait jurnalis yang masuk dalam program vaksinasi tahap kedua, dirinya telah mengajukan terlebih dahulu ke Staf Ahli Menteri Kesehatan RI. 

"Terlepas dari instruksi itu, kemarin memang saya minta, jadi pelaku-pelaku yang selalu bertemu dengan publik, selain nakes ini kan TNI Polri, itu direkomendasikan mendapat vaksin, termasuk media juga. Itu saya laporkan ke Staf Ahli Menteri Kesehatan, buktinya masih ada," terangnya. 

Terlebih lagi saat melakukan wawancara, dikatakan Sutiaji awak media kurang bisa melakukan Physical Distancing atau menjaga jarak. Hal itu menyebabkan awak media rentan terpapar Covid-19.  "Nah, pada akhirnya nanti jumlah wartawan itu yang tahu kan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia, red) nanti kerjasama dengan PWI. Untuk tahapan kedua masih belum ada jelas, tapi diprediksi akan dipercepat," ujarnya. 

Selain dari PWI, akan ada pendataan wartawan melalui organisasi IJTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia) dan beberapa organisasi wartawan resmi lainnya. 

Sebagai informasi, pada saat ini Kota Malang sedang melakukan perampungan vaksinasi tahap pertama termin pertama. Sebanyak 6.991 tenaga kesehatan dari total 12.521 tenaga kesehatan telah selesai dilakukan penyuntikan Vaksin Sinovac oleh vaksinator. 

Selain itu, untuk tahap pertama pada termin kedua juga mulai dilaksanakan proses vaksinasinya dan untuk vaksinasi tahap kedua akan menyasar para pelayan publik seperti anggota TNI, Polri, petugas pelayanan publik, guru dan yang terbaru adalah jurnalis. 

Selanjutnya pada tahap ketiga program vaksinasi akan menyasar masyarakat yang masuk dalam kelompok rentan terpapar Covid-19 dan di tahap keempat akan baru menyasar masyarakat umum.

Topik
Berita MalangWali Kota Malangvaksinasi jurnalisJurnalis Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru