Fakta Terbaru Kasus Carok di Kabupaten Malang

Feb 01, 2021 20:52
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar saat meninjau korban carok di Dusun Sumbergentong (foto: Humas Polres Malang for MalangTIMES)
Kapolres Malang AKBP Hendri Umar saat meninjau korban carok di Dusun Sumbergentong (foto: Humas Polres Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Masih ingat kasus carok yang menewaskan dua orang di Dusun Sumbergentong, Desa Klepu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jum'at (29/1/2021) lalu? Ternyata yang terlibat pertempuran maut tersebut masih memiliki ikatan saudara.

Kepala Desa (Kades) Klepu Suwanto menyebut, bahwa Toyib dan Samsul yang merupakan satu kubu saat bertempur melawan Mujiono dan Irwan merupakan kakak beradik. 

Baca Juga : Wali Kota Dewanti: PPKM Efektif Jika Masyarakat Tingkatkan Kedisiplinan Prokes

“Toyib dan Samsul itu mereka kakak beradik,” ungkap Suwanto singkat.

Sementara, Mujiono atau salah satu orang yang tewas dalam pertempuran maut tersebut merupakan kerabat dari istri Suwanto. “Maka dari itu, saya sangat menyayangkan kejadian ini,” keluhnya.

Sebelumnya, Suwanto berharap bahwa perselisihan terkait tanah bengkok bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, ternyata takdir berkehendak lain dan terjadilah carok yang menewaskan Mujiono bersama anaknya itu.

Di sisi lain, Suwanto mengaku bahwa pengelolaan tanah bengkok tersebut bukan lagi hak Mujiono sejak tahun 2008 lalu. “Pak Mujiono pernah kami peringatkan secara lisan ketika ia menggarap lahan itu pada Senin (25/1/2021) lalu,” ungkapnya.

Pada berita sebelumnya, terjadi insiden carok di Dusun Sumbergentong, Desa Klepu, Kecamatan Sumbermanjing, Kabupaten Malang Jum'at (29/1/2021) lalu. Pertarungan itu melibatkan antara kasun yang masih aktif Toyib bersama dua saudaranya, Samsul dan Sukarman. Ketiganya melawan mantan kasun Mujiono bersama anaknya, Irwan. Penyebabnya adalah perebutan pengelolaan tanah bengkok.

Atas kejadian itu, Mujiono tewas saat hendak dilarikan ke rumah sakit. Sedangkan anaknya, Irwan tewas di tempat. Sementara 3 orang dari kubu Toyib mengalami luka cukup parah.

Baca Juga : Hasil PPKM Tahap Pertama, Ekonomi Turun, Covid-19 Naik

Berdasarkan informasi, urat nadi tangan Toyib terputus. Sedangkan Samsul salah satu jari tangannya putus. Begitupun dengan Sukarman kondisinya sedang kritis. Ketiganya saat ini masih dirawat di rumah sakit. Rencananya ketika kondisinya sudah membaik, ketiga orang itu akan diperiksa oleh Polres Malang yang langsung menangani kasus ini.

“Saya sudah minta ketiganya untuk dirawat di RSUD Kanjuruhan, agar mudah untuk melakukan pengawasan. Nanti ketika kondisinya membaik, baru kami bisa melakukan interogasi kepada Toyib dan dua kerabatnya itu,” ucap Kapolres Malang AKBP Hendri Umar.

 

Topik
carok di kabupaten malangfakta terkait carok di kabupaten malangcarok rebutan tanah bengkokberita kabupaten malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru