Wali Kota Dewanti: PPKM Efektif Jika Masyarakat Tingkatkan Kedisiplinan Prokes

Feb 01, 2021 20:36
Update situasi Kota Batu. (Foto: Pemkot Batu)
Update situasi Kota Batu. (Foto: Pemkot Batu)

BATUTIMES - Melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Presiden RI Joko Widodo menyampaikan, jika pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jawa-Bali tidak efektif. 

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko pun memberikan respon, jika PPKM dapat efektif jika masyarakat meningkatkan kedisplinan dan kesadaran dalam protokol kesehatan.

Baca Juga : Selama Januari 2021, 49 Bencana Terjadi di Kabupaten Malang

Hal tersebut disampaikannya pada Senin (1/2/2021) di Balai Kota Among Tani. Dewanti mengatakan, hal tersebut melihat mobilitas masih tinggi yang terjadi membuat persebaran Covid-19 juga tinggi di beberapa provinsi.

Karena itu Dewanti tidak bosan-bosannya untuk mengingatkan warga taat dan meningkatkan kedisiplinan dalam protokol kesehatan. Bahkan sudah menjadi kewajiban untuk menjaga atau terhindar dari Covid-19. 

Agar lebih efektif, Dewanti meminta antara warga dan pemerintah bisa berjalan seirama untuk menekan penyebaran Covid-19, khususnya di Kota Batu. Dewanti mengatakan, dengan adanya PPKM hingga 8 Februari 2021 mendatang menjadi momen untuk menahan diri demi kesehatan bersama.

“Seharusnya semua bisa paham PPKM ada untuk kita semua. Demi kesehatan bersama, demi menekan angka penyebaran Covid-19,” ujar istri Eddy Rumpoko ini. 

Sedang hingga Senin (1/2/2021) kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batu ada tambahan 4 orang. Sehingga jumlah kumulatif mencapai 1.188 orang. Dengan jumlah pasien yang aktif ada 26 orang. Kemudian ada 6 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh. Jadi totalnya saat ini mencapai 1.065 orang, dengan angka kematian 97 orang.

Baca Juga : Tingkatkan Kinerja, Satpol PP Kota Malang Ajukan UPT Pemadam Kebakaran Jadi Dinas

Untuk kasus suspek hingga saat ini mencapai 999 orang. Dengan kasus probable ada 69 orang, diisolasi terdapat 107 orang dan discarded terdapat 900 orang. Sementara itu pada PPKM tahap II ini Kota Batu kembali masuk pada zona oranye atau risiko sedang, meski sebelumnya pada PPKM tahap I bertahan sepekan dalam zona kuning. 

 

Topik
ppkm kota batuWalikota BatuProtokol Kesehatancovid 19 kota batuberita kota batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru