Cuaca Ekstrim, Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Telah Siapkan Tagana untuk Buat Dapur Umum

Feb 01, 2021 12:20
Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Peny Indriani saat ditemui pewarta di ruangan kerjanya, Senin (25/1/2021). (Foto: Dok. JatimTIMES) 
Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Peny Indriani saat ditemui pewarta di ruangan kerjanya, Senin (25/1/2021). (Foto: Dok. JatimTIMES) 

MALANGTIMES - Di tengah cuaca ekstrim yang kerap kali menimbulkan bencana banjir, tanah longsor maupun angin puting beliung, Dinsos-P3AP2KB (Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) Kota Malang telah menyiapkan Tagana (Taruna Siaga Bencana) untuk turut andil dalam penanganan bencana berupa pembuatan dapur umum. 

Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Peny Indriani mengatakan bahwa pihaknya memang telah menyiapkan Tagana jika terjadi peristiwa bencana maupun membantu petugas gabungn untuk mencari anak yang hilang. 

"Tagana itu masuk di bidang rehabilitasi sosial. Tagana kalau ada bencana kita turunkan, kalau ada anak hilang juga kita turunkan. Serta juga membuat dapur umum di titik lokasi bencana yang hingga menelan korban," ujarnya kepada pewarta, Senin (1/2/2021). 

Peny melanjutkan bahwa untuk pembuatan dapur umumnya sendiri dilengkapi oleh bahan-bahan membuat makanan dan minuman yang diambilkan dari APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Kota Malang. 

"Kalau dapur umum diambilkan dari APBD Kota Malang yang dijalankan oleh Bidang Rehabilitasi Sosial, membeli bahan makanan seperti beras, mie instan yang masak kan anak-anak Tagana," terangnya. 

Nantinya makanan dan minuman yang tersedia di dapur umum tersebut dikatakan Peny akan disediakan untuk sementara ini maksimal 30 orang dalam waktu lima hari. 

"Untuk sementara ini, hitungan kebutuhan, kita maksimalkan untuk 30 orang selama maksimal lima hari. Ketemu nggak ketemu 5 hari harus ditutup. 30 orang itu ya untuk relawan, petugas dan korban. Nanti kalau kurang akan ditambah," jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Tagana Kota Malang Joko Anung Priyanto mengatakan bahwa untuk dapur umum dalam setiap insiden bencana yang mengakibatkan korban jiwa, akan selalu hadir untuk membantu menyiapkan makanan dan minuman bagi relawan dan korban. 

"Jadi setiap ada insiden kita menyiapkan makanan yang dibutuhkan teman-teman baik itu relawan yang mengerjakan pencarian, maupun dari korban," tandasnya. 

Lanjut Anung bahwa berapapun jumlah relawan dan korban, dapur umum yang dibawa kendali Dinsos-P3AP2KB Kota Malang dan dilaksanakan oleh Tagana Kota Malang siap menyediakan berapapun kebutuhannya. 

"Setiap insiden, berapapun relawannya, berapapun korbannya sudah kita persiapkan untuk logistik maupun makanannya. Bila kurang akan kita tambah lagi," pungkasnya.

Topik
Dinsos Kota MalangTagana Kota Malangtanggap bencana

Berita Lainnya

Berita

Terbaru