Muhamnad Lukman Hakim, selaku kepala sekolah PGRI 3 Malang. (Foto: Tania/Malangtimes)
Muhamnad Lukman Hakim, selaku kepala sekolah PGRI 3 Malang. (Foto: Tania/Malangtimes)

MALANGTIMES - Kepala SMK PGRI 3 Malang, akan segera mengadakan pertemuan dengan orang tua wali untuk membahas kasus kesurupan massal yang terjadi di sekolah setempat untuk menyelesaikan kasus kesurupan massal yang menimpa puluhan siswa, supaya tidak kembali terjadi.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

"Rencananya, pada Selasa (17/11/2015) besok, wali atau orang tua siswa akan diundang berdiskusi bersama agar kejadian ini tidak terulang lagi," jelas  Muhamnad Lukman Hakim, selaku kepala sekolah PGRI 3 Malang.

Sebab, menurutnya perlu ada komunikasi antara orang tua dan siswa agar kondisi sekolah kondusif. "Karena orang tua siswa biasanya memprotect atau melindungi anak-anaknya dengan 'bawaan' yang mengundang makhluk halus itu marah. Jadi, dari pada 'bawaan' itu ternyata mengundang kejadian, mending diantisipasi," kata Lukman.

Baca Juga : Hingga Pertengahan April, 4 Kali Tanah Longsor Terjadi di Kota Batu

Karena itu, pihak sekolah berupaya untuk saling berkoordinasi dengan orang tua.  Supaya orang tua bisa membantu menenangkan siswa dan jin (yang mengikutinya) sehingga tidak timbul kejadian kesurupan lagi. (*)