Carok di Kabupaten Malang Hilangkan Dua Nyawa, Ini Kata Kades Klepu

Jan 29, 2021 20:19
Dari kejauhan terlihat warga banyak yang melihat proses evakuasi jenazah korban carok di Kabupaten Malang Jum'at (29/1/2021) (foto: Humas Polres Malang for MalangTIMES)
Dari kejauhan terlihat warga banyak yang melihat proses evakuasi jenazah korban carok di Kabupaten Malang Jum'at (29/1/2021) (foto: Humas Polres Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES- Kepala Desa (Kades) Klepu, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang memilih irit bicara ketika disinggung terkait insiden carok yang melibatkan kasun yang masih menjabat dan mantan Kasun Dusun Sumber Gentong.

Jum'at (29/1/2021) menjadi tragedi berdarah hingga mengakibatkan hilangnya dua nyawa di Dusun Sumber Gentong. Pemicunya pun sudah diketahui, yakni karena sama-sama ingin menguasai tanah bengkok di wilayah tersebut.

Baca Juga : BUMDes untuk Menyelesaikan Konflik Petani Jeruk dengan Pemdes Selerojo Kapan Dibentuk?

Kepada media ini, Kades Klepu Suwanto menegaskan bahwa tragedi berdarah hingga menyebabkan dua nyawa hilang karena tanah bengkok. “Intinya itu rebutan tanah bengkok, itu saja,” kata Suwanto singkat.

Suwanto menjelaskan bahwa tanah bengkok di Dusun Sumber Gentong sejumlah 3 hektare, namun saat ini yang sedang dikerjakan sekitar setengah hektare atau 5000 m². “Tanahnya semuanya sejumlah 3 hektare, tapi yang masih digarap sekitar 5000 meter,” imbuhnya.

Sebelumnya, Suwanto juga telah mengetahui bahwa Mujiono (mantan kasun yang tewas) telah membersihkan daun kering di lahan tebu tanah bengkok tiga hari terakhir.

“Di mata saya sebagai kepala desa, memang Mujiono warga saya, dia juga tidak pernah bermasalah dengan saya dan desa,” ujar dia.

Lanjut Suwanto, saat ini suasana di Dusun Sumber Gentong masih panas namun ada pihak Kepolisian dari Polsek Sumbermanjing Wetan yang menjaga di rumah kedua kubu tersebut.

“Sampai sekarang polisi masih menjaga di rumah Pak Toyib, rumah saya, rumah Pak Mujiono dan juga di TKP,” ungkap dia.

Baca Juga : Kuasa Hukum Petani Jeruk Desa Selorejo Tanggapi Pernyataan Sekda Kabupaten Malang

Disinggung masalah operasional dusun yang terancam terhenti karena kasun terlibat dalam duel carok tersebut, Suwanto menyebut akan memperbantukan kasun di dusun lain.

“Ada dua kasun saya itu bisa membantu, Kasun Misto di Dusun Tetelan dan Kasun Sukir di Dusun Prangas bisa membantu biar tidak fakum pemerintahan dusun. Nanti operasional dusun akan dibantu juga dengan perangkat yang lain,” papar Suwanto.

“Proses selanjutnya desa menyerahkan kepada hukum yang berjalan. Tidak ada pemilihan (kasun baru, red) kita menunggu hasilnya hukum seperti apa,” pungkasnya.

Topik
carok di kabupaten malangcarok rebutan tanah bengkokcarok kepala dusun

Berita Lainnya

Berita

Terbaru