1,8 Juta Warga Diproyeksikan Jadi Calon Penerima Vaksin, Pemkab Malang Bakal Upgrade Skill Nakes

Jan 29, 2021 17:23
Kadinkes Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo saat menjelaskan upaya yang akan dilakukan untuk mewujudkan herd immunity. (Foto : Istimewa)
Kadinkes Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo saat menjelaskan upaya yang akan dilakukan untuk mewujudkan herd immunity. (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Selain mengupayakan masyarakat yang tak terdaftar sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) agar mendapatkan vaksin Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang juga berupaya untuk melakukan upgrade skill alias peningkatan keterampilan para tenaga kesehatan (nakes).

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo, upaya tersebut dilakukan untuk mewujudkan herd immunity atau kekebalan kelompok di Kabupaten Malang.

Baca Juga : 5 Ribu Pegawai Pemkab Malang Segera Jalani Tes Covid-19 Massal

”Dalam 1 sesi (vaksinasi Covid-19) itu targetnya adalah 20 orang, tapi nanti kami akan kembangkan sesuai dengan target dari Kementrian,” jelasnya.

Dipaparkan Arbani, saat ini ada sekitar 58 petugas yang dipersiapkan untuk melakukan vaksinasi di Kabupaten Malang. ”Jadi total faskes (fasilitas kesehatan) kami yang siap untuk melaksanakan vaksinasi adalah 58. Masing-masing petugas atau vaksinatornya memiliki kemampuan berbeda-beda,“ ungkapnya.

Di mana, sebagian dari mereka, ada yang menghabiskan waktu 1 minggu untuk menyelesaikan vaksinasi dalam 1 sesi. ”Ada yang 1 faskes bisa melaksanakan 1 sesi dalam 1 minggu,” jelasnya.

Kemampuan itu, menurut Arbani masih terbilang cukup jauh dari apa yang diharapkan. Sebab, target herd immunity ditargetkan bisa terealisasi dalam kurun waktu kurang lebih 1 tahun.

”Bahwa target untuk sasaran itu (herd immunity) maksimal 1 tahun, jadi 70 persen sasaran yang dijadikan prioritas maksimal 1 tahun sudah selesai,” paparnya.

Untuk informasi, seperti yang sudah diberitakan, selain jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang, ada 4 golongan yang masuk dalam prioritas vaksinasi.

Baca Juga : Dapat Nilai 80 Pencegahan Korupsi dari KPK, Pemkab Malang Peringkat 14 di Jatim

Pertama adalah nakes, kemudian prioritas ke-2 adalah anggota Polri dan TNI, prioritas ke-3 pelaku ekonomi kerakyatan dan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), dan prioritas ke-4 sekaligus yang terakhir adalah masyarakat umum.

Sedangkan untuk mewujudkan kekebalan kelompok, dijelaskan Arbani, setidaknya sekitar 70 persen populasi di Kabupaten Malang harus di vaksinasi.

Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Malang yang dirilis pada Jumat (22/1/2021), jumlah penduduk Kabupaten Malang ada 2.654.448. Artinya, jika 70 persen penduduk Kabupaten Malang harus divaksin maka sekitar 1.858.113 harus disuntik vaksin.

”Untuk itu kami akan kembangkan mulai dari petugas vaksinatornya, hingga jumlah seksi-nya tiap faskes juga akan kami kembangkan. Tidak 1 sesi seminggu, tapi mungkin bisa 6 sesi dalam seminggu,” tandasnya.

Topik
vaksinasi kabupaten malangDinas Kesehatan Kabupaten Malangnakes vaksinasi kabupaten malangBerita Jatim
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru