Tenaga Medis Mulai Jalani Vaksinasi Perdana, Begini Perasaan Syaifullah Asmiragani

Jan 29, 2021 16:55
Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSSA Kota Malang Syaifullah Asmiragani saat melakukan vaksinasi, Jumat (29/1/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 
Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSSA Kota Malang Syaifullah Asmiragani saat melakukan vaksinasi, Jumat (29/1/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 

MALANGTIMES - Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) Kota Malang Syaifullah Asmiragani menjadi orang pertama di RSSA Kota Malang yang menerima suntikan Vaksin Sinovac secara perdana, Jumat (29/1/2021). 

Syaifullah mengatakan bahwa saat awal di suntik Vaksin Sinovac, dirinya tidak merasakan kesakitan berlebih. Hanya saja dirinya mengatakan bahwa harus menunggu selama 30 menit untuk mengetahui efek dari suntikan Vaksin Sinovac tersebut. 

Baca Juga : 1.840 Vial Vaksin Covid-19 Sinovac Dijadwalkan Tiba Hari Ini di Kota Batu 

 

"Saya nggak merasakan apa-apa, jadi seperti biasa. Suntikan yang diberikan kepada saya juga tidak sakit, dan karena dosisnya yang diberikan cc nya kecil, sehingga tidak terlalu menimbulkan keluhan," ungkapnya kepada pewarta di ruang observasi usai menjalani vaksinasi. 

Sebagai orang yang beruntung mendapatkan kesempatan untuk menjalani vaksinasi tahap awal secara perdana dan menjadi orang pertama, Syaifullaah menuturkan bahwa dirinya pun belum dapat menjelaskan dampak dari suntikan vaksin kepada dirinya. 

"Saya tidak bisa katakan saat ini (dampak pasca vaksinasi, red). Gejala kejadian ikutan pasca imunisasi itu banyak sebenarnya. Bisa terasa nyeri, sakit bahkan yang paling berat itu sampai pingsan dan lain sebagainya. Kita akan melihat selama 30 menit kemudian," jelasnya. 

Lanjut Syaifullah, jika dirinya pasca 30 menit merasakan keluhan KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi), selanjutnya akan menghubungi hotline WhatsApp yang telah tertera. "Jika saya ada keluhan, maka saya akan menghubungi nomor hotline WhatsApp dari tim vaksinator untuk melaporkan apa yang terjadi kepada saya," tuturnya. 

Lebih lanjut beberapa data diri harus disertakan terkait laporan di hotline yang tersedia jika terjadi KIPI yakni terdapat nama, nomor induk kependudukan, gejala yang dirasakan pasca vaksinasi sejak kapan. 

Baca Juga : Besok, Paket Vaksin Covid-19 Sinovac Tahap II akan Tiba di Kota Batu 

 

"Nanti data ini akan diserahkan kepada tim vaksinator. Vaksinator nanti akan melakukan pencatatan pasca diberikan vaksin," tandansya. 

Sebagai informasi bahwa di RSSA Kota Malang telah disiapkan jatah 3.500 Vaksin Sinovac yang akan disuntikkan kepada 3.223 orang yang terdiri dari pegawai, tenaga kesehatan dan tenaga non-kesehatan. 

Namun jumlah orang tersebut dapat berubah jika di loket skrining tidak sesuai dengan persyaratan penerima vaksin. "Kita sudah terima 3.040 vaksin yang sudah ready. Akan kita kerjakan selama tiga hari ini secara bertahap," pungkasnya.

Topik
Vaksinasi Covid 19vaksinasi covid 19 tenaga medis RSSA MalangTim Medis RSSA MalangBerita Jatimkasus covid 19 kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru