Sepekan Masuk Zona Kuning, Kota Batu Kembali Masuk Risiko Sedang Covid-19

Jan 28, 2021 20:59
Peta sebaran Covid-19 Jawa Timur. (Foto: Pemprov Jawa Timur)
Peta sebaran Covid-19 Jawa Timur. (Foto: Pemprov Jawa Timur)

BATUTIMES - Kota Batu tidak bisa lama mempertahankan status zona kuning atau risiko rendah Covid-19. Sepekan masuk dalam zona kuning, Kamis (28/1/2021) Kota Batu kembali masuk pada zona oranye atau risiko sedang.

Hal tersebut terlihat dari peta sebaran Covid-19 Jawa Timur. Jika sebelumnya Kota Batu menjadi kota satu-satunya yang masuk dalam zona kuning, kini berubah menjadi zona oranye.

Baca Juga : Pemkot Malang Belum Rencanakan Pengadaan GeNose

Bagaimana tidak, setelah Kota Batu masuk pada zona kuning pasien terkonfirmasi Covid-19 setiap harinya terdapat kasus baru. Bahkan dalam satu harinya terdapat tambahan. Tambahannya 4 hingga 7 pasien terkonfirmasi positif di Kota Batu.

Seperti halnya pada Kamis, ada tambahan 6 pasien terkonfirmasi positif dan satu pasien telah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Bahkan pada Rabu (27/1/2021) terdapat 8 tambahan kasus baru.

Dengan demikian saat ini jumlah kumulatif Kota Batu menjadi 1.168 orang. Jumlah pasien aktif ada 19 orang, 1.052 orang mentas alias sembuh, dan meninggal dunia sebanyak 97 orang.

Sedangkan untuk kasus suspek terdapat 934 orang. Lalu untuk probable terdapat 69 orang. Diisolasi sebanyak 75 orang. Dan discarded sejumlah 867 orang.

Karena itu meski beberapa saat lalu Kota Batu masuk zona kuning Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko tidak ingin gegabah menyelenggarakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka. Sebab Dewanti ingin memastikan setiap harinya tidak ada kasus baru, sayangnya kini saat zona kuning kasus baru terus bertambah.

Baca Juga : Wali Kota Batu Bakal Dapat Suntikan Vaksin Covid-19 Sinovac Pertama

Dewanti mengatakan, dengan masuknya zona oranye atau kuning, meminta kepada warganya untuk tetap ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. "Bagaimanapun juga harus tetap waspada dan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan,” ungkapnya.

 

Topik
Berita BatuCovid 19

Berita Lainnya

Berita

Terbaru