Alat Tak Memadai, 1 Tim PMK Kabupaten Malang Tersengat Saat Evakuasi Sarang Lebah

Jan 28, 2021 18:36
Petugas ketika mengevakuasi sarang lebah sesaat sebelum mendapatkan sengatan, Kamis (28/1/2021). (Foto: PPK Kabupaten Malang for JatimTIMES)
Petugas ketika mengevakuasi sarang lebah sesaat sebelum mendapatkan sengatan, Kamis (28/1/2021). (Foto: PPK Kabupaten Malang for JatimTIMES)

MALANGTIMES - Kejadian nahas menimpa 5 anggota Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPK) Kabupaten Malang, Kamis (28/1/2021). Saat mengevakuasi lebah, 1 tim yang dikerahkan untuk mengevakuasi sarang lebah diamuk lebah jenis Vespa Affinis atau tawon ndas tersebut.

Dijelaskan Kepala Bidang PPK Kabupaten Malang Goly Karyanto, kelima anggota PMK yang disengat lebah tersebut bernama Prastowo, Amirul, Sabino, Hery, dan Yoyok.

Baca Juga : Dengarkan Musik sambil Nyetir, Pria di Kabupaten Malang Tewas Dihantam Kereta Api

”Karena peralatan yang kami miliki tidak memadai, 5 anggota kami tersengat saat mengevakuasi sarang lebah,” jelasnya.

Dijelaskan Goly, para anggota PMK yang tersengat lebah tersebut, masing-masing mengalami serangan sengatan lebah di sekujur tubuhnya mulai dari kepala hingga tengkuk leher.

”1 orang ada yang terkena 6 sengatan, bahkan ada yang terkena 4 sengatan di bagian kepalanya dan terpaksa harus dicukur gundul (plontos, red) demi menjalani perawatan paska disengat lebah,” paparnya.

Hingga kini, lanjut Goly, ke-5 orang korban masih melakukan perawatan mandiri dengan obat-obatan seadanya. ”Saat ini anggota (yang tersengat lebah) masih melakukan perawatan mandiri, di rumah salah satu anggota kami yang kebetulan ada di sekitar kejadian. Kami masih menunggu apa reaksinya setelah diberi obat seadanya itu, kalau ngedrop ya akan kami bawa ke rumah sakit,” jelasnya.

Diterangkan Goly, petaka yang menimpa 1 tim Damkar Kabupaten Malang ini, berawal saat tadi (Kamis 28/1/2021) pagi PMK Kabupaten Malang menerima permintaan evakuasi sarang lebah.

Lokasinya ada di Jalan Brawijaya Gang 1, Desa Sumberpasir, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. ”Sesaat setelah mendapat laporan, kami mengerahkan 1 regu yang berjumlah 5 orang anggota,” timpanya.

Baca Juga : Siap Siagakan Dua Alat Berat dan Dump Truk untuk Kejadian Longsor di Kota Batu

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan identifikasi jenis lebah. Hasilnya diketahui jika lebah yang ada di rumah warga tersebut, merupakan tawon ndas atau Vespa Affinis.

”Saat itu sarang lebah ada di plafon rumah warga, ada 3 sarang tawon yang harus dievakuasi,” paparnya.

Setelah melakukan persiapan termasuk mengenakan pakaian yang dipakai saat memadamkan kebakaran, lebah yang merasa terganggu saat sarangnya hendak dievakuasi, langsung menyengat ke-5 anggota PMK Kabupaten Malang.

”Ketika dievakuasi ternyata lebah mengamuk dan menyerang anggota, sebenarnya sudah mengenakan pakaian pelindung. Tapi tetap saja tembus, kan memang kami tidak diberikan fasilitas perlengkapan evakuasi lebah yang memadai,” tandasnya.

Topik
Teror sengatan lebahPMK Kabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru