Festival Seni dan Budaya Nusantara yang diselenggarakan IKAWANGI UMM.
Festival Seni dan Budaya Nusantara yang diselenggarakan IKAWANGI UMM.

MALANGTIMES - Ikatan Mahasiswa Banyuwangi Universitas Muhammadiyah Malang (IKAWANGI UMM) bekerjasama dengan Yayasan Kesejahteraan Sosial Anak dan Gerakan Sadar Kebaikan Buku (GKSB) menggelar Festival Seni dan Budaya Nusantara. Acara ini menampilkan kebudayaan dari berbagai daerah, khususnya Banyuwangi. 

Menurut Humas acara, M. Abdul Roqib, selain memperkenalkan budaya Banyuwangi kepada masyarakat, juga mempererat jalinan silaturahmi antar mahasiswa asli Banyuwangi di Malang.

"Banyuwangi adalah kota terbesar di wilayah Jawa Timur, banyak sekali mahasiswanya yang berkuliah di Malang, jadi kita bisa saling bertatap muka dalam acara ini," ujarnya saat ditemui MALANGTIMES di lokasi acara, pelataran UMM Book Store, Minggu (15/11) malam.

Selain itu, IKAWANGI juga mengadakan lomba-lomba yang- bertemakan budaya khas Banyuwangi seperti sendra tari, theatrikal, menggambar dan mewarnai untuk anak-anak Pondok Pesantren dan Panti Asuhan yang ada di Kota Malang.

"Lomba-lomba ini selain memperkenalkan budaya Banyuwangi juga untuk mengasah potensi yang mereka miliki," jelas Mahasiswa asli Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi.

Acara ini mengundang puluhan anak-anak dari beberapa panti asuhan dan pondok pesantren yang ada di Kota Malang seperti Pondok Pesantren Assalam Shobur, Aisiyah Sengkaling, Sunan Giri, Riverside, dan Pondok Pesantren Babussalam. 

"Sebelumnya kami sudah melakukan pendampingan dan pembinaan kepada anak-anak ini berkaitan dengan kebudayaan Banyuwangi ini," tambah Mahasiswa semester 7 yang akrab dipanggil Roqib ini.

Gelaran ini juga dihadiri IKAWANGI dari berbagai universitas di Kota Malang seperti UB, UM, Unisma,  dan UIN. (*)