Sempat Tegang, Begini Perasaan Wawali Kota Malang Pasca Disuntik Vaksin Covid-19

Jan 28, 2021 10:47
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat menunjukkan sertifikat sudah divaksin Covid-19. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko saat menunjukkan sertifikat sudah divaksin Covid-19. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko menjalani vaksin Covid-19 pagi ini (Kamis, 28/1/2021). Dengan menjalani rentetan tahapan, ia mengaku sempat merasa tegang sesaat sebelum prosesi penyuntikan vaksin.

"Agak sedikit tegang, mungkin di prosesi saat ini tadi ceremonial ya," ungkapnya.

Baca Juga : Ratusan Orang Ritual di Kuburan, Dijanjikan Uang Rp 1 Miliar

Sebagaimana diketahui, selain tahapan menjelang vaksinasi, seusainya pun, penerima vaksin juga masih harus menjalani observasi. Hal tersebut guna mengetahui apakah ada reaksi berlebih terhadap vaksin yang telah disuntikkan.

Dalam hal ini, pria nomor dua di Kota Malang ini mengatakan sempat merasakan reaksi di tubuhnya. Badan, dirasakannya hangat.

"Setelah dilakukan vaksin, memang betul apa yang disampaikan para medis harus ada observasi sekitar 30 menit. Karena memang ada adaptasi. Badan terasa anget, kemudian terasalah di dalam tubuh itu. Kalau anak kecil sebutannya summer," imbuhnya.

Bung Edi sapaan akrabnya ini juga tidak merasakan hal aneh ketika disuntik. Hanya terasa seperti digigit semut. "Pegal nggak ya, kayak digigit semut aja," katanya.

Saaat prosesi skrining kesehatan sebelum vaksinasi, ia mengungkapkan banyak pertanyaan yang diajukan oleh petugas medis. Hingga melakukan pengukuran tekanan darah, dan didapati hasilnya normal di angka 119/79 mmHg.

Selanjutnya, ia juga diberi sejumlah pertanyaan, lainnya, terkait apakah pernah menderita penyakit tertentu. Seperti jantung, ginjal, gula, atau diabetes. Semua pertanyaan itu dijawab tidak oleh Wawali Kota Malang.

"Ya data-data medis lainnya mulai lahir sampai dengan saat ini, sesuai yang saya alami saya sampaikan. Nggak ada keluahan apa-apa dan alhamdulillah tekanan darah 119/79, artinya bisa dilakukan vaksin," paparnya.

Dalam kesempatan ini, ia juga berpesan kepada masyarakat umum di Kota Malang untuk mendukung penuh program vaksinasi Covid-19 ini. Bahkan, ia juga memastikan vaksin aman dan halal.

"Saya sampaikan kepada masyarakat ini perlu didukung. Supaya, penanggulangan covid ini bisa berjalan dengan baik. Pesan saya, tidak perlu khawatir, masyarakat bisa mengikuti vaksinasi dengan aman. Dan ini sudah dijamin aman, dan halal," pungkasnya.

Baca Juga : Besok Divaksin, Wawali Kota Malang Siap Jadi yang Pertama di Bumi Arema

Dengan dimulainya vaksinasi hari ini, dimulai pula proses vaksinasi kepada prioritas pertama yakni kepada tenaga kesehatan (Nakes) di Kota Malang mulai hari ini hingga akhir Februari 2021 mendatang. Yang mana bisa dilakukan di 84 Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes).

Diketahui, vaksinasi tahap pertama ini dilakulan kepada 12 pejabat publik dan sejumlah tokoh masyarakat. Selain Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, vaksin juga lebih dulu diberikan kepada Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika.

Kemudian, Kabag Ops Polresta Malang Kota Sutyanto, Kajari Kota Malang Andi Dharmawangsa, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Arm Ferdiyan Primadhona.

Lalu, Ketua Pengadilan Negeri Malang Nuruli Mahdilis, Perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Malang Raya dr Djoko Heri Hermanto.

Selanjutnya dari tokoh agama, perwakilan Muhammadiyah yakni Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kota Malang Baroni. Perwakilan NU diwakili oleh Ketua PCNU Kota Malang Isroqunnajah. Perwakilan Influencer, yakni dari Pengusaha Juragan 99, Gilang Widya Pramana.

Ada pula perwakilan dari Persatuan Gizi Kota Malang Rosidah Inayati. Serta, perwakilan dari kelompok disabilitas tunanetra yakni Anjar Rahmansyah.

Topik
jadwal vaksinasi covid 19 kota malangwakil wali kota malang divaksinkondisi tubuh pasca vaksin covid 19Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edy Jarwokokasus covid 19 kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru