Temukan Dugaan Narkotika Dibungkus Makanan, Lapas Kelas 1 Malang Tunggu Hasil Labfor

Jan 27, 2021 20:38
Petugas Lapas Kelas I Lowokwaru bersama jajaran Satreskoba Polresta Malang Kota saat mengamankan barang bukti diduga narkotika, Rabu (27/1/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes) 
Petugas Lapas Kelas I Lowokwaru bersama jajaran Satreskoba Polresta Malang Kota saat mengamankan barang bukti diduga narkotika, Rabu (27/1/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes) 

MALANGTIMES - Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IMalang menemukan 50 bungkus plastik mencurigakan di dalam  tahu goreng yang dikirimkan pengunjung untuk warga binaan. Diduga puluhan bungkus plastik tersebut merupakan narkotika yang diselundupkan. 

Untuk memastikan puluhan bungkusan plastik tersebut narkotika atau tidak, Lapas yang juga dikenal dengan nama Lapas Lowokwaru itu langsung melakukan koordinasi dengan Satuan Reskoba Polresta Malang Kota dan menunggu hasil labfor (laboratorium forensik). 

Kepala Pengamanan Lapas Lowokwaru Wayan Nurasta menjelaskan bahwa dari temuan 50 bungkus mencurigakan yang diduga narkotika tersebut, pihaknya melakukan penyelidikan lebih lanjut. 

"Hasilnya 50 bungkus kecil itu berisi tembakau. Barang itu dikemas dalam makanan seperti tahu dan ditaruh di dalam. Setelah kami bongkar isinya, ada tembakau dibungkus lakban putih," ungkapnya kepada awak media, Rabu (27/1/2021). 



Ke-50 bungkus plastik yang diselundupkan didalam makanan tersebut ditujukan kepada tiga orang warga binaan terpidana kasus narkoba. Di antaranya untuk terpidana kasus narkoba dengan inisial AS 11 bungkus, terpidana dengan inisial RB 23 bungkus, dan terpidana dengan inisial YN 16 bungkus. 

"Barang ini tujuannya napi (narapidana, red) kasus narkoba tapi beda orang. Nah, apa ada kaitannya ini, nanti tunggu hasil penyelidikan polisi," kata Wayan. 

Wayan pun belum dapat memastikan apakah tembakau yang diselundupkan dalam makanan untuk narapidana tersebut tembakau jenis apa. Pihaknya menyerahkan proses keseluruhan kepada pihak kepolisian. 

Sementara itu, Kanit II Satuan Reskoba Polresta Malang Kota Iptu Hengky Yuwana menyebutkan barang bukti yang ditemukan oleh petugas Lapas Kelas I Malang ini akan dibawa dan diteliti di laboratorium forensik untuk mengetahui kandungan pada tembakau yang diselundupkan tersebut.  "Dari kasat mata ini memang tembakau. Tapi kami belum bisa memastikan apakah ada narkoba atau tidak. Kami akan bawa ini ke labfor dulu," ujarnya. 

Jika nanti ditemukan kandungan narkotika dalam tembakau tersebut, pihak kepolisian akan melakukan pencarian terhadap oknum yang mengirim barang tersebut. Untuk sementara, pihak kepolisian telah memiliki bukti terkait identitas pengirim barang mencurigakan tersebut.  "Kami sudah mengantongi identitas pengirim yang berasal dari Kota Malang. Kalau terbukti, pasti akan kami lidik dan kejar pengirimnya," pungkas Hengky.

Topik
narkotika Lapas Kelas 1 Malang Kasus Narkoba Penyelundupan Narkoba

Berita Lainnya

Berita

Terbaru