Wakil Wali Kota Batu Sebut Anggaran PPKM Jilid 2 Kurang, Bakal Ditambah Dana BTT

Jan 27, 2021 19:40
Foto: Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso saat ditemui di Balai Kota Among Tani, Selasa (26/01/2021) kemarin
Foto: Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso saat ditemui di Balai Kota Among Tani, Selasa (26/01/2021) kemarin

MALANGTIMES - Perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali jilid 2 berdampak pada ketersediaan anggaran. Khususnya pada anggaran operasional Satgas Cipta Kondisi (Cipkon) Covid-19.

Berkurangnya anggaran itu sebagaimana disampaikan oleh Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso. "Memang anggaran kita kurang terkait anggaran untuk operasi Cipkon. Karena dalam sehari, kita melakukan 2 kali operasi itu," ujar Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso, Rabu (27/1/2021).

Baca Juga : Wali Kota Batu Keluarkan Surat Edaran PPKM Tahap II

Lanjutnya, anggran PPKM jilid 1 Rp 200 juta. Dari anggaran tersebut, Satpol PP mendapatkan anggaran Rp 150 juta untuk melakukan operasi tersebut. "Nah kini Satpol PP telah mengusulkan untuk dilakukan penambahan anggaran melalui Biaya Tidak Terduga (BTT)," ungkapnya

Terkait BTT itu, Kepala Badan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Batu, M. Chori mengatakan terkait kekurangan anggaran operasi dapat memungkinkan untuk bisa diambil dan menutup kekurangan operasional Satgas Cipkon Covid-19. "Iya pasti bisa kalau diambil dari anggaran BTT. Kalau untuk anggaran BTT saya tidak tahu," ujarnya

Sementara itu, sampai berita ini ditulis, Kepala Satpol PP Kota Batu, M Nur Adhim masih belum bisa dikonfirmasi

Topik
Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakatppkm jilid 2ppkm jawa baliSatgas Cipta Kondisi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru