Pedagang di Kabupaten Malang Bisa Bernafas, Boleh Jualan Waktu Jam Malam Tapi..

Jan 27, 2021 16:43
Satpol PP Kabupaten Malang bersama Polres Malang saat operasi PPKM jilid pertama (Humas Polres Malang for MalangTIMES)
Satpol PP Kabupaten Malang bersama Polres Malang saat operasi PPKM jilid pertama (Humas Polres Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES- Satpol PP Kabupaten Malang menegaskan bahwa bagi warung atau tempat makan yang buka hingga malam hari masih bisa beroperasi dengan catatan pembelinya harus take away atau dibawa pulang.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid kedua sudah mulai diterapkan, dalam hal ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Satpol PP terus menertibkan protokol kesehatan (prokes) masyarakat.

Baca Juga : Wali Kota Batu Keluarkan Surat Edaran PPKM Tahap II

“Ada sedikit perubahan waktu operasional atau jam malam. Pada PPKM jilid kedua ini diperbolehkan sampai jam 20.00 WIB, kemudian harus take away atau bungkus itu diperbolehkan sampai jam operasionalnya warung itu,” ujar Sekretaris Satpol PP Kabupaten Malang, Firmando Hasiholan Matondang, saat dihubungi, Rabu (27/1/2021).

Menurut Mando (sapaan akrab Firmando) sosialisasi prokes di Kabupaten Malang saat ini lebih diintensifkan di wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Malang.

“Teman-teman (Satpol PP, red) di kecamatan setiap hari rutin operasi yustisi dan sosialisasi agar masyarakat mematuhi prokes. Operasi itu melibatkan personel gabungan dari Kepolisian dan TNI,” ungkapnya.

Disebutkan Mando, PPKM jilid pertama yang sudah dilakukan dua minggu lalu secara umum tidak ada kendala, namun pihaknya masih menyesalkan sikap masyarakat yang masih acuh terhadap prokes.

“Kalau kendala secara umum tidak ada, cuma banyak masyarakat seperti petani yang mau ke sawah, ngarit (mencari rumput, red) tidak pakai masker, pemahamannya memakai masker masih kurang. Mereka selalu bilang ‘cuma ngarit saja pak’,” tegasnya.

Baca Juga : Satpol PP Kabupaten Malang tak Pusingkan Dana PPKM yang belum Cair

Untuk itu, tambah Mando, dirinya berharap kepada masyarakat Kabupaten Malang untuk lebih mematuhi prokes. “Kewajiban itu yang harus dipatuhi oleh masyarakat, agar penyebaran covid-19 tidak semakin meluas,” pungkasnya.

Berdasarkan informasi, di Kabupaten Malang ada beberapa kecamatan yang memiliki sebaran wabah covid-19 paling tinggi, yakni di Kecamatan Singosari, Kecamatan Lawang, Kecamatan Kepanjen, Kecamatan Pakis, Kecamatan Pakisaji dan Kecamatan Karangploso. Hal itu, dikarenakan mobilitas masyarakat yang tinggi dan jumlah penduduknya tinggi.

Topik
Satpol PP Kabupaten Malang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ppkm kabupaten malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru