Selain Forkopimda, Toga Hingga Wartawan Kabupaten Malang Juga Dilibatkan Pencanangan Vaksin

Jan 26, 2021 12:36
Kadinkes Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo (pakai kaca mata), saat menjelaskan mekanisme pencanangan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Malang, Senin (25/1/2021). (Foto: Istimewa)
Kadinkes Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo (pakai kaca mata), saat menjelaskan mekanisme pencanangan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Malang, Senin (25/1/2021). (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo, mengonfirmasi jika tidak hanya jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang saja yang akan dilibatkan dalam tahap pencanangan vaksin Covid-19. 

Namun beberapa tokoh lain, seperti Tokoh Agama (Toga) hingga Tokoh Masyarakat (Tomas) yang ada di Kabupaten Malang, juga akan dilibatkan dalam tahap pencanangan vaksinasi tersebut.

Baca Juga : 7 Ribu Vaksin Sinovac Mendarat di Kabupaten Malang

”Kami baru saja mendapatkan informasi bahwa nanti bukan hanya pejabat (Forkopimda Kabupaten Malang), tapi di situ (saat pencanangan vaksin Covid-19) mungkin juga ada pengusaha, Tomas, Toga, dan Nakes (Tenaga Kesehatan). Jadi tidak harus pejabat,” tegasnya.

Nantinya, lanjut Arbani, pihak yang dilibatkan dalam pencanangan vaksin Covid-19 tersebut, bakal mendapatkan jatah Very Very Important Person (VVIP). ”Untuk yang akan divaksin (pada pencanangan vaksin Covid-19) itu termasuk dari golongan VVIP,” imbuhnya.

Rencananya, dijelaskan Arbani, para penerima VVIP dalam pencanangan vaksin Covid-19 tersebut, bakal diselenggarakan pada akhir pekan ini. Tepatnya pada Sabtu (30/1/2021) mendatang.

”Jadi proses vaksinasi tahap pertama pada pencanangan itu dilakukan hari Sabtu (30/1/2021), insya allah (penyelenggaraan vaksinasi) di Pendapa Kabupaten Malang yang ada di Kepanjen,” ungkapnya.

Lantas siapa saja daftar nama yang berhak mendapatkan vaksin VVIP dalam pencanangan tersebut?

Arbani mengaku masih akan berkoordinasi dengan Bupati Malang Sanusi, untuk memastikan daftar nama yang akan dilibatkan pada pencanangan vaksin Covid-19 tersebut. ”Kami akan berkonsultasi kepada Bapak Bupati Malang, bahwa siapa saja nanti yang masuk dalam pencanangan vaksinasi,” tuturnya.

Kepastian untuk tidak hanya melibatkan jajaran pejabat Forkopimda seperti dalam rencana awal ini, disebabkan karena tidak semua pejabat bisa menerima vaksin. Sebab, sebelum disuntik vaksin sinovac yang tiba ke Kabupaten Malang pada Senin (25/1/2021) itu, daftar nama yang diajukan masih akan dilakukan verifikasi lanjutan.

”Tidak harus pejabat (Forkopimda Kabupaten Malang), karena pejabat pun masih harus diverifikasi lagi. Tujuannya untuk memastikan apakah yang bersangkutan tidak perlu divaksinasi, atau bahkan tidak boleh divaksinasi,” ulasnya.

Diterangkan Arbani, daftar yang semula diajukan yakni mulai dari Bupati Malang, Pelaksana tugas (Plt) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang, Kapolres Malang, Dandim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu, dan jajaran Forkopimda lainnya tersebut masih akan dilakukan skrining.

Baca Juga : Wali Kota Batu Bakal Dapat Suntikan Vaksin Covid-19 Sinovac Pertama

”Karena nanti akan dilakukan skrining juga, kalau yang bersangkutan punya penyakit berat maupun komorbid, atau usia di atas 59 tahun maka tidak jadi sasaran vaksinasi,” terangnya.

Menurutnya, dalam tahap verifikasi tersebut akan dilakukan secara ketat. Sebab, pemerintah pusat melalui badan yang telah ditunjuk bakal terlibat langsung pada tahapan skrining dan verifikasi vaksinasi Covid-19.

”Jadi itupun yang kami usulkan harus verifikasi ulang, itu melalui aplikasi yang juga akan dikontrol oleh pusat,” ujarnya.

Terakhir, selain bakal segera berkoordinasi dengan Bupati Malang Sanusi, Arbani mengaku juga akan berkoordinasi dengan beberapa organisasi profesi wartawan. Salah satunya dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya.

Sebab, dalam pencanangan vaksin Covid-19 yang rencananya bakal diadakan pada Sabtu (30/1/2021) itu, juga bakal melibatkan awak media. ”Untuk calon yang akan divaksin VVIP nanti, saya minta ada perwakilan dari media. Saya akan koordinasi dengan ketua PWI Malang Raya,” tandasnya.

Seperti yang sudah diberitakan, dalam tahap pertama distribusi vaksin Covid-19 pada Senin (25/1 /2021). Pemkab Malang menerima jatah 7 ribu vial vaksin Covid-19. Saat ini, ribuan vaksin tersebut telah tersimpan di cold storage milik Dinkes Kabupaten Malang.

Topik
vaksin sinovacVaksin Covid 19Vaksinasi Covid 19vaksinasi di kabupaten malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru