Polisi Bekuk Dua Pembobol Bengkel Onderdil

Jan 25, 2021 20:10
Dua tersangka saat digelandang oleh jajaran satreskrim Polresta Malang Kota, Senin (25/1/2021). (Foto: Istimewa) 
Dua tersangka saat digelandang oleh jajaran satreskrim Polresta Malang Kota, Senin (25/1/2021). (Foto: Istimewa) 

MALANGTIMES - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Malang Kota ringkus dua pelaku pencurian dengan pemberatan (curat), Senin (25/1/2021). Kedua pelaku IP (60) warga Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, dan FS (27) warga Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. 

FS masuk dalam DPO (Daftar Pencarian Orang). “Pelaku beraksi di sebuah bengkel Toko Onderdil Sepeda Motor Umi Jaya yang terletak di Jalan Soekarno Hatta nomor 36 RT. 02/RW. 06 Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang,” kata Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo.

Baca Juga : Viral Ibu Ditahan Bareng Anaknya Umur 10 Bulan, Warganet Bandingkan dengan Kasus Gisel

Terkait motifnya sambung Tinton, dari penyelidikan terhadap para tersangka diketahui karena rasa dendam dan tersinggung dengan pemilik. "Dari hasil penyelidikan, diketahui tersangka melakukan pencurian itu karena dendam. Di mana tersangka berinisial FS yang berprofesi tukang tambal ban, sering dimarahi oleh pemilik bengkel untuk tidak membuka usaha tambal bannya di depan bengkel," jelasnya kepada awak media di Mapolresta Malang Kota.

Atas rasa dendam dan tersinggung itulah, FS melakukan tindakan curat berencana untuk mengambil segala macam onderdil yang ada di dalam toko dan mengajak tersangka lainnya berinisial YS yang saat ini menjadi DPO. YS sendiri diketahui merupakan mantan karyawan dari Toko Onderdil Sepeda Motor Umi Jaya. 

Setelah melangsungkan aksi jahatnya tersebut, disampaikan Tinton bahwa kedua tersangka FS dan YS menjual barang curiannya kepada penadah berinisial IP yang berdomisili di Dusun Krajan, Kelurahan Sidoluhur, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. 

"Tersangka menjual barang curiannya itu seharga Rp 4 juta. Uang hasil penjualan barang curian, digunakan (kedua tersangka, red) untuk kebutuhan sehari-hari," terangnya. 

Setelah beberapa bulan melakukan penyelidikan atas laporan masyarakat, jajaran Satreskrim Polresta Malang Kota berhasil ringkus dua tersangka yang ditangkap di dua tempat yang berbeda. 

Kata Tinton untuk tersangka FS ditangkap di rumah kakeknya yang terletak di Kelurahan Bandulan, Kecamatan Sukun, Kota Malang dan tersangka IP ditangkap di rumahnya yang terletak di Dusun Krajan, Kelurahan Sidoluhur, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. 

Atas perbuatannya, kedua tersangka yang saat ini telah diamankan di Mapolresta Malang Kota diancam dengan pasal yang berbeda. Untuk tersangka FS dikatakan Tinton diancam dengan Pasal 363 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) dengan ancaman hukuman tujuh tahun kurungan penjara.  "Sedangkan tersangka IP kami kenakan Pasal 480 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara selama empat tahun," katanya. 

Sementara itu, hingga kini jajaran Satreskrim Polresta Malang Kota sedang berupaya melakukan pengejaran terhadap satu tersangka berinisial YS yang telah masuk dalam DPO Polresta Malang Kota. "Tersangka YS diketahui telah kabur ke daerah Jakarta," imbuhnya. 

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya bahwa tersangka FS dan YS telah melakukan aksi curat yang menyasar bengkel Toko Onderdil Sepeda Motor Umi Jaya yang terletak di Jalan Soekarno Hatta nomor 36 RT. 02/RW. 06 Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang pada hari Jumat (6/11/2020). 

Berbagai macam onderdil, uang tunai hingga rokok dicuri oleh tersangka FS dan YS. Akibatnya sang pemilik Toko Onderdil Sepeda Motor Umi Jaya mengalami kerugian materil mencapai Rp 50 juta.

Topik
Berita Malang polisi malang toko onderdil dibobol

Berita Lainnya

Berita

Terbaru