Siap Siagakan Dua Alat Berat dan Dump Truk untuk Kejadian Longsor di Kota Batu

Jan 25, 2021 17:22
Alat berat saat mengangkut material tanah longsor di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Senin (25/1/2021). (Foto: istimewa)
Alat berat saat mengangkut material tanah longsor di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Senin (25/1/2021). (Foto: istimewa)

BATUTIMES - Kerusakan atau kerugian akibat kejadian bencana selama musim penghujan ini beragam di Kota Batu. Karena itu alat berat harus disiapkan demi mempercepat proses pembersihan material di lokasi kejadian bencana.

Terlebih puncak musim hujan yang diprediksi pada bulan Januari hingga Februari mendatang, hampir setiap hari terdapat kejadian bencana. Sehingga dua alat berat dan dump truk standby untuk menghadapai kejadian bencana di Kota Batu.

Baca Juga : Laka Lantas di Kawasan Sukun, Empat Korban Alami Luka-Luka

Dua alat berat itu adalah loader dan excavator. Ke-dua alat itu disiapkan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu. Dalam melakukan pembersihan, bukan hanya dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), namun juga kolaborasi DPUPR, Dinas Penanggulangan Kebakaran, dan sebagainya.

Mereka hadir tergantung dengan tingkat kerusakan yang terjadi di setiap kejadian bencana tersebut. “Untuk dua alat berat memang disiapkan untuk membantu pembersihan yang dilakukan secara manual, dan tergantung pada tingkat kerusakan,” ungkap Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, Senin (25/1/2021).

“Untuk dump truk kebutuhannya menyesuaikan dengan kebutuhan. Jadi disesuaikan dengan kondisi di lapangan juga,” imbuhnya. 

Dua alat berat dan dump truk itu disiapkan supaya tidak harus menunggu karena harus bergantian saat membersihkan material longsor. Seperti yang terjadi beberapa saat lalu pembersihan material sempat terhambat lantaran harus menunggu di Dusun Gangsiran, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo. 

Baca Juga : Pulang Kerja, Perempuan Asal Sumberpucung Jadi Korban Begal Payudara

Hingga Senin (25/1/2021) sudah ada 40 kejadian bencana yang melanda di Kota Batu. 40 kejadian itu di antaranya 34 tanah longsor, termasuk dengan plengsengan ambrol. 6 lainnya terdiri dari banjir luapan, angin kencang dan sebagainya.

Sedang, pengendara juga diminta agar waspada saat melintasi daerah rawan longsor yang kerap terjadi bencana di kawasan Payung, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu. Juga warga harus waspada bencana yang masih menghantui selama musim hujan khususnya di kawasan yang rawan. 

Topik
Bencana Alampenanganan bencana kota batuTanah LongsorBPBD Kota BatuDPUPR Kota Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru