Dinilai Efektif, Satgas Covid-19 Kota Malang Masifkan Operasi Yustisi

Jan 25, 2021 13:01
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata saat menerima kunjungan jajaran pengurus harian PWI (Persaturan Wartawan Indonesia) Malang Raya, Senin (25/1/2021). (Foto: Istimewa) 
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata saat menerima kunjungan jajaran pengurus harian PWI (Persaturan Wartawan Indonesia) Malang Raya, Senin (25/1/2021). (Foto: Istimewa) 

MALANGTIMES - Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Malang akan terus memasifkan kegiatan operasi yustisi untuk melakukan penindakan kepada masyarakat yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan Covid-19. Lantaran upaya itu dinilai sangat efektif untuk menekan angka konfirmasi positif covid-19.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata yang juga sekaligus Wakil Komandan Satgas Covid-19 Kota Malang mengatakan, kegiatan operasi yustisi dinilai efektif untuk menekan angka persebaran Covid-19 di Kota Malang. 

Baca Juga : Jelang PPKM Jilid II, Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Malang Bertambah 23 Orang

"Operasi yustisi itu sangat efektif untuk menekan angka penyebaran Covid-19. 
Kegiatan operasi yustisi sebagai bentuk kewaspadaan terhadap naiknya angka Covid-19 sekaligus memperkecil peluang potensi penyebarannya," ungkapnya usai menerima kunjungan dari pengurus harian PWI Malang Raya di Mapolresta Malang Kota, Senin (25/1/2021). 

Perwira dengan 3 melati dipundaknya ini juga menuturkan bahwa untuk kegiatan pelaksanaan operasi yustisi di Kota Malang pihaknya hampir setiap hari keliling untuk mengingatkan dan menindak masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan Covid-19. 

"Kami selalu keliling lakukan operasi yustisi. Anggota Polresta bersama anggota Kodim 0833, bekerja sama dengan Satpol-PP, dalam 1 hari kami lakukan 3 kali, tempatnya dilakukan berpindah-pindah," terangnya. 

Perwira yang akrab disapa Leo ini mengatakan bahwa untuk menekan persebaran Covid-19 di Kota Malang, pihaknya juga memaksimalkan kembali peran dari Kampung Tangguh Semeru yang sebelumnya juga telah ada. 

"Selain melakukan operasi yustisi kami juga menggalakkan program Kampung Tangguh yang telah terbentuk di seluruh wilayah Kota Malang, agar dapat mengantisipasi kenaikan jumlah pasien Covid-19," tuturnya. 

Dengan 2 kegiatan yakni operasi yustisi dan kampung tangguh, Leo berharap angka persebaran Covid-19 dapat ditekan sampai Kota Malang masuk di zona kuning bahkan mencapai zona hijau atau zona aman Covid-19. 

Baca Juga : PPKM Berlanjut, Ini Persiapan Satgas Covid-19 Kabupaten Malang

Karena dari ke-2 kegiatan tersebut, penerapan protokol kesehatan seperti penggunaan masker dapat terlaksana dengan baik. Selain itu juga penerapan menjaga jarak dan mencuci tangan dapat terlaksana. 

"Operasi yustisi itu menyasar masyarakat yang tidak menggunakan masker, jalankan protokol kesehatan demi kebaikan bersama," tutupnya. 

Sebagai informasi, menurut data Satgas Covid-19 Kota Malang, total orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 per hari Minggu (24/1/2021) sebanyak 4.981 orang, dengan 386 orang dalam pantauan, 4.143 orang sembuh dan 452 orang dinyatakan meninggal dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
operasi yustisi kota malangKapolresta Malangkasus covid 19 kota malangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru