PPKM Jilid 2, PKL di Kota Malang Boleh Jualan di Atas Jam Malam, ini Syaratnya

Jan 25, 2021 11:52
Wali Kota Malang Sutiaji. (Foto: Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Wali Kota Malang Sutiaji. (Foto: Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Keputusan pemerintah pusat memperpanjang pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa Bali mulai 26 Januari hingga 8 Februari 2021 mendatang dipersiapkan oleh berbagai daerah.

Kota Malang menjadi salah satu yang harus ikut serta menerapkan kebijakan tersebut. Adapun berkaitan dengan aturan, dalam hal ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memastikan sesuai dengan PPKM tahap pertama.

Baca Juga : Masjid Tangguh Kota Malang Efektif Edukasi Masyarakat Terkait Covid-19

Salah satunya, perihal pembatasan jam malam yang dalam hal ini tetap diberlakukan pukul 20.00 WIB.

"PPKM jilid II sama dengan kemarin, dan justru saya sekarang tidak menerbitkan SE. Karena, SE kami sudah sesuai dengan SE Mendagri untuk PPKM yang ke-2. Kan dulu kita yang tidak sama hanya 1 terkait jam tutup, sekarang semuanya jam tutupnya jam 8 malam," ujar Wali Kota Malang Sutiaji saat ditemui di Balai Kota Malang, Senin (25/1/2021).

Meski begitu, Sutiaji menjelaskan pelaksanaan PPKM jilid ke-2 nantinya tidak perlu dikhawatirkan berlebih oleh masyarakat di Kota Malang.

Sebab, Pemkot Malang memberikan kelonggaran untuk jam malam. Khususnya bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang beroperasi di malam hari diperbolehkan berjualan lebih dari pukul 20.00 WIB.

Namun, dengan ketentuan tidak diperkenankan melayani penjualan dine in (makan ditempat). "kami modifikasi. Modifikasi itu, PKL boleh buka lebih dari jam 8 malam tapi tidak menyiapkan tempat duduk (dilarang Dine In). Kalau masih menyiapkan tempat duduk tak gusur. Hanya boleh take away," jelasnya.

Selain jam malam, aturan lainnya terkait PPKM jilid II tak ada perbedaan dengan tahap I. Seperti, pembatasan kerumunan massa, dimana untuk pengunjung kafe dibatasi hingga 25 persen dari total kapasitas. Kemudian, untuk penerapan Work From Office (WFO) sebesar 25 persen dan Work From Office sebesar 75 persen.

Baca Juga : Konflik Agraria Kerap Terjadi, Balitbang Kemendagri Cari Solusi

Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menetapkan ada belasan kota/kabupaten yang diminta untuk menerapkan PPKM jilid II.

Hal itu dituangkan dalam Keputusan Gubernur Jatim nomor 188/11/KPTS/013/2021 tentang PPKM Untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19, ada 15 daerah yang sudah menerapkan PPKM.

Penetapan itu mengacu pada kabupaten/kota yang menjadi zona merah Covid-19 di Jatim. Di antaranya, Kota Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Lamongan, Ngawi, Kabupaten Blitar, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Nganjuk, dan Kabupaten Kediri.

Topik
ppkm jawa bali ppkm kota malang ppkm kota malang jilid 2 aturan jam malam ppkm kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru