Tempat Tidur Isolasi RS Lapangan Terisi 90 Persen, Pihak RS Segera Lakukan Penambahan

Jan 24, 2021 08:57
Kepala BNPB Letjen (Purn) Doni Monardo (baju oranye) saat meninjau Rumah Sakit Lapangan Idjen Boulevard Kota Malang beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. JatimTimes) 
Kepala BNPB Letjen (Purn) Doni Monardo (baju oranye) saat meninjau Rumah Sakit Lapangan Idjen Boulevard Kota Malang beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. JatimTimes) 

MALANGTIMES - Pada masa PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) tempat tidur isolasi yang berada di Rumah Sakit (RS) Lapangan Idjen Boulevard Kota Malang telah terisi hingga 90 persen dari kapasitas yang tersedia, saat ini. 

Koordinator Rumah Sakit Lapangan Idjen Boulvard Kota Malang Heri Susanto mengatakan, bahwa pasien yang dirujuk ke RS Lapangan Idjen Boulevard Kota Malang telah memenuhi 90 persen dari kapasitas yang telah tersedia. 

Baca Juga : Menjelang Akhir PPKM, Kasus Covid-19 di Kabupaten Malang Masih Ada Peningkatan

"Okupansi 90 persen. Penyebabnya infeksi Covid-19 semakin banyak. Dari 232 bed kita, sudah terisi 217. Kita mau nambah lagi bed ini. Nambahnya maksimal sampai 306," ungkapnya. 

Lanjut Heri, bahwa rata-rata dari data harian yang masuk, pasien Covid-19 yang dirujuk menuju RS. Lapangan Idjen Boulevard Kota Malang mencapai puluhan. Serta mulai alami peningkatan beberapa hari terakhir menjelang PPKM di Kota Malang yang berakhir Senin (25/1/2021) besok. 

"Rata-rata harian pasien yang dirujuk ke RS Lapangan antara 20 sampai 40-an orang. Itu terjadi pada hari-hari terakhir antara dua sampai tiga hari terakhir ini," terangnya. 

Lebih lanjut, Heri menyampaikan, pasien yang masuk untuk dirujuk dan menjalani perawatan di RS. Lapangan Idjen Boulevard Kota Malang rata-rata mengalami gejala ringan, sedang maupun OTG (orang tanpa gejala). 

"Mulai gejala ringan, sedang sampai pasien yang termasuk OTG masuk semua ke RS Lapangan," tuturnya. 

Sementara itu, Heri juga menjelaskan terkait HCU (High Care Unit) yang dimiliki oleh RS. Lapangan Idjen Boluevard Kota Malang untuk sementara ini hanya terdapat satu ruangan saja dan tidak ada rencana untuk penambahan. 

"Ini maksimal, mas, High Care Unit kami. Satu ruangan saja. Karena (menambah High Care Unit, red) tidak sesederhana menambah bed. SDM (sumber daya manusia, red), lain-lainnya perlu dipertimbangkan," jelasnya. 

Untuk saat ini disampaikan Heri bahwa dalam satu ruangan High Care Unit yang dimiliki oleh RS. Lapangan Idjen Boulevard terdapat kapasitas tempat tidur yang dapat menampung maksimal 18 orang. 

Baca Juga : Ditemukan 205 Kasus Positif Covid-19 selama Penerapan PPKM di Kabupaten Malang

"High Care Unit kita penuh terus mas. Maksimal bisa ditempati sampai 18 orang dalam satu ruangan," ujarnya. 

Kata Heri, High Care Unit yang ada di RS. Lapangan tersebut memiliki beberapa fungsi utama, salah satunya yakni untuk penanganan terhadap pasien yang kejang dan butuh oksigen serta membutuhkan terapi injeksi. 

"Hal itu dilakukan untuk menekan kondisi pasien (yang dirujuk, red) agar tidak sampai gejala berat," imbuhnya.  

Sedangkan untuk mendeteksi pasien yang masuk dalam kategori gejala berat untuk dirawat di High Care Unit, Heri mengatakan, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dan sudah menjadi SOP (Standard Operational Procedure) dalam dunia kesehatan.

"Sesuai dengan Permenkes, jadi ada gejala-gejala mulai dari klinis, penunjang, lab-nya, evaluasi dan lain-lainnya," tandasnya.

Topik
tempat tidur isolasi penuhrs lapangan kota malangbed rs lapanganpenambahan bed isolasi pasien covidberita covid 19 kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru