Maling Motor Beraksi, Incar Kawasaki Ninja saat Pemilik Salat Jumat

Jan 23, 2021 19:40
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo saat ditemui pewarta di ruangan kerjanya, Sabtu (23/1/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes) 
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo saat ditemui pewarta di ruangan kerjanya, Sabtu (23/1/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes) 

MALANGTIMES - Maling motor di kawasan Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang kembali beraksi. Kali ini ayang menjadi incaran adalah motor Kawasaki Ninja 250 nomor polisi S-5972-BS yang ditinggal pemiliknya saat salat Jumat.

Korban diketahui bernama Rifqi Izzatulloh (23warga Jalan Puyang Sakti, Kelurahan Kota Medan, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu. 

Berdasarkan informasi yang didapat, saat kejadian Rifqi sedang pergi ke Masjid untuk salat Jumat. Dia meninggalkan motornya di rumah kontrakannya di Jalan Mawar Gang III, RT.07 / RW.04, Kelurahan Lowokwaru, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. 

Namun sepulang dari masjid dia mendapati motor di rumah sudah tidak ada. Dia menanyakan kepada teman maupun tetangga, tapi tidak ada yang tahu. Tidak lama kemudian dia melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lowokwaru.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban terkait curanmor yang dialami oleh saudara Rifqi. 

"Kami sudah melihat laporan dari korban. Kami akan lakukan penyelidikan dengan mengecek ke lokasi kejadian dan bertanya kepada saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian," ungkapnya ketika dikonfirmasi oleh pewarta di ruangan kerjanya, Sabtu (23/1/2021). 

Terlebih lagi, kasus curanmor merupakan salah satu kasus yang menjadi atensi dari Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata bersamaan dengan kasus-kasus pencurian lainnya seperti pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian dengan kekerasan (curas). 

Lebih lanjut, Tinton juga menyarankan warga masyarakat Kota Malang agar saat memarkir kendaraannya khususnya pada sepeda motor, untuk dibiasakan dengan mengunci stang yang mengarah ke kanan. 

"Lebih baik kunci stang motor ke arah kanan, karena akan mempersulit pelaku curanmor melakukan aksinya. Rata-rata pelaku curanmor akan mengurungkan niatnya mengambil motor, bila stang sepeda motornya dikunci ke arah kanan," ujar perwira dengan satu melati dipundaknya ini. 

Selain itu, Tinton juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Malang agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian dalam berkendara maupun saat memarkir kendaraan, khususnya sepeda motor.  

"Kami juga imbau kepada masyarakat, untuk menjadi polisi dalam diri sendiri. Artinya masyarakat juga harus bisa ikut menjaga dan mengawasi keamanan di lingkungannya," pungkasnya.

Topik
Berita Malangwaspada curanmorkawasaki ninja

Berita Lainnya

Berita

Terbaru