Atasi Banjir, Pembangungan Crossing Soekarno Hatta Bakal Dilakukan Sepanjang 1,8 Kilometer

Jan 22, 2021 08:40
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Hadi Santoso. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang, Hadi Santoso. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk membangun crossing saluran drainase di sepanjang Jl Soekarno Hatta nampaknya bakal segera direalisasikan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Hadi Santoso mengungkapkan, detail konstruksi telah disiapkan. Nantinya, crossing akan dibangun sepanjang 1,8 kilometer.

Baca Juga : Ikut Menyambut, Wawali Beri Dukungan Moril Warga Jatim yang Terdampak Gempa di Sulawesi Barat

 

"Terkait rencana crossing dimulainya nanti dari jembatan kecil yang ada di Jl Sudimoro sampai ke arah jembatan (Jembatan Soekarno-Hatta). Panjangnya nanti 1,8 kilometer, termasuk detail konstruksi juga kita siapkan," ungkapnya.

Dijelaskannya, untuk pembangunan crossing tersebut membutuhkan anggaran senilai Rp 128 Miliar. Yang mana, pendanaan itu dimintakan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Hal itu, lantaran lokasi area merupakan jalan milik provinsi.

"Anggaran Rp 128 Miliar murni dari provinsi. Karena itu kan jalannya jalan provinsi," imbuhnya.

Namun, kapan akan dimulainya realisasi pembangunan crossing tersebut, menurut pria yang akrab di sapa Sony ini masih menunggu pengajuan Wali Kota Malang Sutiaji kepada Provinsi Jawa Timur. Baru, setelahnya, jika sudah mendapatkan izin, pembangunan akan segera dikerjakan.

"Pak Wali nanti yang mengajukan itu," jelasnya.

Baca Juga : Ogah Kecolongan, Wali Kota Malang Keluarkan SE Khusus Bagi Pengembang Perumahan

 

Dengan pembangunan crossing di kawasan Soekarno-Hatta ini, kata Sony, akan mengurangi limpahan air secara signifikan di beberapa titik langganan banjir. Seperti, di kawasan Soekarno Hatta yang biasanya memberikan dampak banjir lain di Jl Letjen Sutoyo, kawasan Jl A Yani dan S Parman.

"Kalau itu semua sudah terbangun, benefitnya apa, bermanfaat untuk masyarakat. Ya air tidak melimpas lagi menggenangi di sepanjang A Yani, Letjen S Parman sampai Sutoyo, semuanya akan tertampung disitu," tandasnya.

Topik
pemasangan crossing saluran air crossing soekarno hatta banjir soekarno hatta Dinas PUPRPKP Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru