Ogah Kecolongan, Wali Kota Malang Keluarkan SE Khusus Bagi Pengembang Perumahan

Jan 21, 2021 18:47
Wali Kota Malang Sutiaji. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Wali Kota Malang Sutiaji. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Terjadinya banjir di Kota Malang di bulan Januari 2021 ini cukup menyita perhatian semua pihak. Bagaimana tidak, Selasa (19/1/2021) lalu saja, banjir membuat area Perumahan Griya Sulfat Inside mengalami longsor hingga menelan korban jiwa.

Karenanya, penanganan banjir menjadi prioritas utama yang akan dimaksimalkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang di tahun 2021 ini.

Baca Juga : Tagana Kota Malang Dirikan Dapur Umum saat Bencana Longsor di Kawasan Sulfat

Tak ingin kejadian banjir semakin meluas, Pemkot Malang dalam waktu dekat akan menerbitkan Surat Edaran (SE) mengenai kewajiban pengembang untuk memenuhi pembuatan sumur resapan.

"Kami minta organisasi untuk segera dibuatkan SE, Surat Edaran kewajiban pengembang untuk memenuhi kewajibannya membuat sumur resapan," ujar Wali Kota Malang Sutiaji, saat ditemui di Balai Kota Malang, Kamis (21/1/2021) sore.

Ia menyebut, hal itu untuk menjamin tidak adanya limbah yang masuk ke saluran dan menyebabkan banjir. Sehingga, ketika diizinkan mendirikan perumahan, para pengembang bisa mengikuti aturan yang ditetapkan.

"Ketika kita izinkan dulu itu bahasanya mereka-mereka pengembang menjamin tidak ada namanya limbah hujan masuk ke saluran yang sudah ada. Ini kami buat, segera ada SE. Kita sudah telpon ke organisasi untuk koordinasi tentu dengan PU (DUPRPKP Kota Malang) dan PTSP (Disnaker-PMPTSP Kota Malang)," jelasnya.

Lebih lanjut, SE tersebut kata Sutiaji akan diterbitkan dalam waktu dekat ini. Sehingga, ke depan tidak ada lagi banjir akibat limbah sembarangan yang terbuang dan menyebabkan sumbatan di sungai.

Baca Juga : Awas! 19 Wilayah di Kabupaten Malang Rawan Banjir dan Longsor

"Saya minta segera, karena perintah saya sudah dua hari lalu (terkait penerbitan SE pengembang). SE ini kan tidak serumit Perwal,  yang harus daftar ke biro hukum Gubernur. Nanti ada aturan satu rumah besar itu beberapa sumur resapan, goal-nya jangan sampai buang limbah," terangnya.

Di samping itu, untuk penanganan banjir, Pemkot Malang juga tengah mendiskusikan untuk pembuatan master plan drainase di beberapa titik krusial.

"Kami ini tadi rapat akan buat master plan drainase. Jadi, dari tim ahli sudah ketemu dengan PU. Tim ahli planologi dengan Prof Bisri yang memang beliau merupakan guru besar pengairan," tandasnya.

Topik
banjir di kota malang Perumahan Griya Sulfat Inside Pemerintah Kota Malang telan korban jiwa Surat Edaran Wali Kota Malang Sutiaji

Berita Lainnya

Berita

Terbaru