BPS Kota Malang Rilis Sensus Penduduk 2020, Laju Pertumbuhan Penduduk 0.27 % Pertahun

Jan 21, 2021 18:06
BPS Rilis Hasil Sensus Penduduk di Kota Malang pada 2020 (Ist)
BPS Rilis Hasil Sensus Penduduk di Kota Malang pada 2020 (Ist)

MALANGTIMES - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang, merilis hasil Sensus Penduduk 2020 di Kota Malang, Kamis (21/1/2021) secara daring. 

Jumlah penduduk dari hasil sensus per September 2020, tercatat sebanyak 843.810 jiwa. Rata-rata laju pertumbuhan penduduk di Kota Malang mulai 2010 hingga 2020 mengalami laju pertumbuhan sebesar 0,27 persen pertahunnya.

Baca Juga : Bentuk Program OJIR, Sutiaji Dorong Pertumbuhan UMKM di Kota Malang

"Hasil sensus yang kita sampaikan ini, telah kita sinkronkan dengan tingkat nasional. Sehingga bilamana terdapat perbedaan bisa dikomunikasikan antara kami di BPS dan juga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil," jelas Kepala BPS kota Malang, Sunaryo.

Lebih lanjut disampaikan, jika dari jumlah 843.810 jiwa ini, merupakan hasil penambahan atau peningkatan sebanyak 23.567 jiwa. Di mana pada hasil sensus 2010, tercatat hasil sebanyak 820.243 jiwa.

Hasil sensus Ini, juga menunjukan 773.567 penduduk sesuai dengan alamat domisili dan Kartu Keluarga (KK) di Kota Malang. Sedangkan, sisanya, 70.168 penduduk berdomisili tidak sesuai dengan KK.

"Oleh karena itu, jika dipresentasikan sebanyak 91,68 persen penduduk telah sesuai dengan alamat domisili KK dan 8,32 persen penduduk tidak sesuai dengan alamat domisi pada KK," Ungkapnya.

Dari jumlah 843.810 penduduk hasil sensus 2020 ini, terbagi pada lima kecamatan. Kecamatan yang memiliki penduduk paling banyak adalah Kecamatan Kedungkandang, dengan jumlah 207.428 jiwa.

Setelah itu, disusul Kecamatan Sukun dengan jumlah penduduk sebanyak 196.300 jiwa, kemudian Kecamatan Blimbing, sebanyak 182.331 jiwa, menyusul Kecamatan Lowokwaru dengan 163.639 jiwa dan terkahir Kecamatan Klojen dengan 94.112 penduduk.

Struktur penduduk dapat menjadi salah satu modal pembangunan ketika jumlah penduduk usia produktif sangat besar. Hasil sensus ini mencatat mayoritas penduduk Kota Malang didominasi oleh generasi Z dan milenial.

Proporsi generasi Z sebanyak 26 persen dari total populasi, tepatnya sebanyak 213,8 ribu jiwa dan generasi milenial sebanyak 25 persen dari total populasi Kota Malang, atau sebanyak 211,8 ribu jiwa.

Generasi Z dan generasi milenial merupakan generasi penduduk ini termasuk dalam usia produktif yang dapat menjadi peluang untuk mempercepat percepatan pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga : Atasi Banjir, Pemkot Malang Minta Kucuran Dana Rp 128 Miliar Dari Provinsi Jatim

Mereka yang tergolong generasi Z, adalah mereka yang lahir mulai 1997 hingga 2013. Sedangkan untuk generasi millenial adalah mereka yang lahir tahun 1981 sampai 1996.

"Maka jika ini dijumlahkan, lebih dari separuh penduduk Kota Malang itu adalah penduduk narasi sehat maupun generasi milenial. Dan ini merupakan produk yang kelompok usia produktif," jelasnya.

Sedangkan penduduk dengan usia generasi X sebanyak 22,95  persen atau 192,9 ribu jiwa, generasi Baby Boomers (kelahiran 1946-1964) sebanyak 14,15 persen atau 118,9 ribu jiwa. Selanjutnya, generasi Pre Boomer (kelahiran sebelum tahun 1945) sebanyak 2,35 persen dengan jumlah 19,7 ribu jiwa. Dan generasi Post Gen Z (kelahiran 2013 ke atas) sebanyak 9,90 persen atau 83,2 ribu jiwa.

Sementara itu, Sunaryo juga menjelaskan, jika pada kegiatan 2021 mendatang, pihaknya akan melakukan pendataan long form pada September 2021 dengan sampel lima persen keluarga atau sebanyak 4,2 juta KK se-Indonesia, guna mendapatkan paramter demografi ditingkat Kabupaten Kota Yanga dimanfaatkan dalam perencanaan atau proyeksi penduduk dimasa yang akan datang.

"Pengumpulan data dilakukan secara Capi (Computer Asissted Personal Interviewing) dan juga Papi (Pencil dan Paper Interviewing). Variabel yang dikumpulkan ada 99 variabel. Mudah-mudahan tugas 2021 ini mendapatkan dukungan dari seluruh masyarakat, sehingga data yang diperoleh ini bisa menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan di daerah," tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala
Eny Hari Sutiarny Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang, mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh BPS Kota Malang.

"BPS sudah melakukan tugas sebaik-baiknya, semoga ke depan bisa tetap menjalin silaturahmi dan bisa bekerjasama, berkolaborasi terus dalam lain hal, baik tentang kependudukan dan yang lainnya, kami siap dukung. Pada petugas di lapangan, saya menghaturkan banyak terima kasih, semoga keikhlasan petugas bisa dicatat sebagai amalan ibadah," pungkasnya.
 

Topik
BPS kota malangsensus penduduk 2020berita kota malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru