PPKM di Kota Batu Sudah Sepekan, Senin Masih Didapati 20 Pelanggar

Jan 19, 2021 13:33
Petugas saat melakukan operasi yustisi di salah satu warung di Kota Batu, Senin (18/1/2021). (Foto: Humas Satpol PP)
Petugas saat melakukan operasi yustisi di salah satu warung di Kota Batu, Senin (18/1/2021). (Foto: Humas Satpol PP)

Sepekan sudah Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali dilaksanakan di Kota Batu. Dalam sepekan itu Operasi Yustisi terus dilaksanakan hingga Senin (18/1/2021) masih saja petugas mendapati pelanggaran.

Pada Senin, personel yang terlibat dalam Operasi Yustisi sejumlah 40 orang, terdiri dari Satpol PP, TNI, Polri, BPBD Kota Batu, dan Dinas Perhubungan Kota Batu. Mereka melakukan operasi di tiga kecamatan yakni Batu, Junrejo, dan Bumiaji.

Baca Juga : Jika PPKM Tidak Maksimal, Polres Malang: Waktunya Bisa Dilanjutkan

Hasilnya mereka masih mendapati pelanggaran protokol kesehatan hingga melebih jam operasional di atas pukul 19.00. Hasilnya petugas masih mendapati 20 pelanggar. “Untuk hari Senin masih ada yang melanggar 20 orang,” kata Kepala Satpol PP Kota Batu, Mohammad Nur Adhim.

Pelanggaran itu terdiri dari teguran lisan sebanyak 5 orang. Dan teguran secara tertulis kepada 15 pelanggar. Di antaranya untuk pelanggar protokol kesehatan untuk penjual makanan dan minuman ada 6 orang, dan perorangan ada 3 orang. 

Untuk pelanggaran melebihi jam operasi, terdiri dari penjual makan dan minuman ada 6 orang. “Lalu seperti penjual kebutuhan pokok, mini market, dan penjual pakaian tidak ada yang melanggar,” tambahnya, Selasa (19/1/2021).

Adhim menambahkan, dalam operasi penertiban  sesuai dengan Surat Edaran Wali Kota Batu kepada masyarakat dan pelaku usaha sekaligus memberikan sosialisai terkait dengan PPKM di Kota Batu. Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Baca Juga : Anamid Cafe Dibobol Maling lagi, Tidak Ada Barang yang Hilang

Sekaligus untuk menekan penambahan pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kota Batu. Juga untuk mencapai target, Kota Batu bisa mencapai zona hijau. Dengan zona hijau, Kota Batu bisa kembali menggelar pembelajaran tatap muka, dan sebagainya.

“PPKM ini juga sebagai upaya agar menekan penyebaran Covid-19 di Kota Batu. Sekaligus mewujudkan Kota Batu zona hijau,” tutup mantan Camat Junrejo ini.

Topik
covid 19 kota batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru