Jabatan Sekda Kota Malang Segera Kosong, Legislatif Minta Ada Seleksi Terbuka

Jan 18, 2021 13:54
Anggota Komisi A DPRD Kota Malang, Akhdiyat Syabril Ulum. (Foto: Istimewa).
Anggota Komisi A DPRD Kota Malang, Akhdiyat Syabril Ulum. (Foto: Istimewa).

MALANGTIMES - Seiring dengan akan segera berakhirnya jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Wasto, rupanya menjadi sorotan legislatif. Karena per tanggal 1 Maret 2021 mendatang, jabatan itu harus digantikan oleh yang lainnya. Mengingat, Sekda Wasto telah memasuki masa pensiun.

Sistem pelaksanaan proses pergantian jabatan itu pun disoroti oleh anggota Komis A DPRD Kota Malang, Akhdiyat Syabril Ulum. Ia menilai, jabatan Sekda ini akan menjadi pengaruh terhadap jalannya roda pemerintahan.

Baca Juga : Dinkes Kota Malang Bakal Tambah Satu Cold Storage Vaksin Covid-19

 

"Pergantian Sekda menurut saya adalah hal yang krusial ya. Karena posisi ini penting dan strategis untuk jalannya pemerintahan Kota Malang ke depan," ungkapnya, Senin (18/1/2021).

Ia mengharapkan, proses seleksi calon pengganti Sekda Kota Malang tersebut dilangsungkan sesuai ketentuan dan secara transparan. Begitupula, terkait dengan jadwal seleksi yang sejatinya tidak sampai melebihi batas pergantian.

"Seperti yang kita ketahui bersama, alurnya melalui panitia seleksi yang dilakukan oleh Pemprov Jatim, semoga semua tahapan bisa dilalui dengan baik dan transparan. Proses fit and proper test juga perlu dilakukan untuk menentukan kelayakan serta sejalan dengan visi dan misi yang telah ditentukan pimpinan," imbuhnya.

Politisi PKS ini lebih lanjut mengungkapkan, sejauh ini Sekda Kota Malang Wasto dinilai telah menjalani kinerja dengan optimal. Sistem komunikasi yang dijalankan dengan anggota legislatif pun perlu dijadikan acuan bagi penggantinya ke depan.

"Banyak hal bagus yang ditinggalkan oleh pak Wasto sebagai Sekda saat ini, kami ingin mengucapkan terimakasih banyak atas pengabdian beliau. Cara komunikasi antara DPRD dan eksekutif dibawah pak Wasto berjalan dengan baik dan ini perlu dipertahankan dan ditingkatkan," paparnya.

Disamping itu, keahlian dalam memimpin para Aparatur Sipil Negara (ASN) juga harus menjadi prioritas utama untuk calon Sekda Kota Malang. Sehingga, diharapkan pengganti Sekda ke depan ini harus sesuai dengan harapan semua kalangan dalam mendukung pembangunan Kota Malang ke depan.

"Figur yang cocok menurut saya adalah figur yang bisa mengayomi bawahan dan mengerti serta melaksanakan arah kebijakan yang ditetapkan oleh pimpinan," ungkapnya.

Baca Juga : Banyak Jabatan Kosong, Wali Kota Malang Pastikan Terisi Pertengahan 2021

 

Sebagai informasi sementara, mengacu pada Peraturan KASN No 2 Tahun 2017 (tentang Pedoman Pengawasan Komisi ASN atas Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi pada Instansi Pemerintah) dan PP No 11 Tahun 2017 (tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil), ada 6 calon Sekda yang yang memenuhi kriteria mengikuti tahapan seleksi.

Di antaranya, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Handi Priyanto, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang Ade Herawanto, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Wahyu Setianto, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Erik Setyo Santoso, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Malang, Subhan dan Sekretaris DPRD Kota Malang, Mulyono.

Dari 6 calon tersebut, menurut pria yang akrab disapa Ulum ini, memang layak diikutkan proses seleksi. Baik kelayakan sebagai ASN pun dengan posisi jabatan saat ini sebagai Kepala Perangkat Daerah (PD).

"Layak karena pengalaman sebagai ASN sudah mumpuni. Layak karena posisi Kepala Dinas sudah sesuai untuk dapat naik jabatan menjadi Sekda. Dan layak karena terbukti dapat memimpin jajaran dibawahnya. Semoga siapapun yang terpilih nanti bisa amanah dan memberikan prestasi luar biasa untuk Kota Malang ke depan," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Sekretaris Daerah Kota Malangseleksi sekda kota malangDPRD Kota MalangBerita MalangBerita Jatim

Berita Lainnya

Berita

Terbaru