Tas Raib di Ruang Tunggu PO Bus, Warga Jakarta Harus Rela Kehilangan Uang dan HP

Jan 17, 2021 15:42
Ilustrasi pencurian tas. (Foto: Istimewa) 
Ilustrasi pencurian tas. (Foto: Istimewa) 

MALANGTIMES- Seorang warga Jalan Agung Raya, Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan bernama Geidoin Donal Wahyudi (41) harus rela kehilangan tas dan handphone, setelah tas miliknya tertinggal di sebuah ruang tunggu PO Bus yang berada di wilayah Kelurahan Klojen, Kecamatan Klojen, Kota Malang. 

Informasi yang didapat oleh media online ini, Geidoin (41) alami kejadian tersebut pada hari Jumat (15/1/2021) sekitar pukul 20.00 WIB. Geidoin yang juga merupakan karyawan swasta dan sehari-harinya bekerja di Kota Malang itu mulanya menunggu saudaranya yang datang dari Jakarta untuk menuju Kota Malang. 

Kemudian, Geidoin meletakkan tas miliknya yang berisikan uang tunai sekitar Rp 3,5 juta dan satu unit handphone di dalamnya pada kursi ruang tunggu. Sekitar satu jam menunggu, tepatnya pada pukul 21.00 WIB, saudara Geidoin akhirnya datang dan kemudian bertolak menuju rumah Geidoin di Kota Malang. 

Sesampainya di kediamannya bersama saudaranya yang dari Jakarta tersebut, Geidoin pun baru sadar bahwa tas yang berisikan uang tunai Rp 3,5 juta dan satu unit handphone tertinggal di kursi ruang tunggu PO Bus. 

Sementara itu, saat sampai di kursi ruang tunggu PO Bus tersebut, Geidoin menyaksikan bahwa tas miliknya sudah tidak ada. Saat pihaknya menanyakan tas miliknya yang berada di kursi ruang tunggu, pihak PO Bus menyatakan bahwa tidak mengetahui siapa sosok yang mengambil tas milik Geidoin. 

Atas kejadian tersebut, Geidoin selaku korban alami kerugian materil mencapai Rp 6 juta. Rinciannya uang tunai senilai Rp 3,5 juta dan satu unit handphone. Geidoin pun langsung bergegas menuju Polresta Malang Kota untuk melaporkan kejadian yang dialaminya tersebut. 

Dirinya berharap, agar pelaku yang mengambil tas berisikan uang tunai dan handphone dapat tertangkap dan barang-barang miliknya terutama dapat kembali kepada dirinya. 

Sementara itu, Kasubbag Humas Polresta Malang Kota Iptu Ni Made Seruni Marhaeni mengungkapkan bahwa setiap adanya laporan yang masuk ke pihak Polresta Malang Kota akan segera ditindaklanjuti. Dan untuk laporan dari Geidoin sudah diterima oleh Polresta Malang Kota terkait kehilangan tas yang berisikan uang tunai dan handphone. 

"Laporannya sudah kami terima, dan anggota kami saat ini telah menindaklanjutinya," ungkapnya saat dikonfirmasi pewarta, Minggu (17/1/2021). 

Perwira pertama dengan dua balok di pundaknya tersebut menambahkan bahwa masyarakat diharapkan agar terus memantau barang bawaan masing-masing. Marhaeni menyarankan agar masyarakat menenteng barang bawaan agar tidak sampai tertinggal atau hilang. 

"Kami minta agar masyarakat mengunduh aplikasi Jogo Malang. Di dalam aplikasi tersebut, terdapat fitur panic button. Bila masyarakat mengalami tindak kriminal, tekan fitur tersebut maka anggota kami akan langsung meluncur ke lokasi kejadian," tutupnya.

Topik
kehilangan tas

Berita Lainnya

Berita

Terbaru