Pasar Tetap Beroperasi selama PPKM, Dishub Kabupaten Malang Gandeng Relawan Covid-19

Jan 16, 2021 19:10
Relawan bentukan Dishub Kabupaten Malang saat melakukan penyemprotan disinfektan di Terminal Wisata Pasar Tumpang (Foto : Istimewa)
Relawan bentukan Dishub Kabupaten Malang saat melakukan penyemprotan disinfektan di Terminal Wisata Pasar Tumpang (Foto : Istimewa)

MALANGTIMES - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang, menghimpun puluhan masyarakat untuk dijadikan relawan Covid-19 di Terminal Wisata Pasar Tumpang, Kabupaten Malang.

Puluhan relawan yang dibentuk oleh Dishub Kabupaten Malang tersebut untuk memasifkan kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan. Terlebih saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Baca Juga : Pandemi Covid-19, 2 Sektor Pajak yang Dikelola Bapenda Kabupaten Malang Meningkat

”Meski harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat, namun pasar menjadi salah satu titik yang tetap diperkenankan beroperasi selama PPKM. Oleh karena itu kami berinisiatif untuk membentuk relawan, untuk memastikan protokol kesehatan itu tetap diterapkan,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Malang Hafi Lutfi, saat ditemui di Terminal Wisata Pasar Tumpang, Sabtu (16/1/2021).

Meski PPKM hanya diagendakan selama 2 minggu mulai tanggal 11 hingga 25 Januari 2021, namun pihaknya berharap kesadaran dilakukan secara berkelanutan. Dengan demikian seluruh masyarakat baik pengunjung maupun pedagang yang ada di Terminal Wisata Tumpang Kabupaten Malang, bisa menerapkan protokol kesehatan guna menekan penyebaran Covid-19.

”Untuk memutus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Malang ini, tidak hanya bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Namun masyarakat juga harus terlibat, terutama didalam mengoptimalkam masa PPKM,” ungkapnya.

Tidak hanya mensosialisasikan protokol kesehatan yang meliputi mengenakan masker, menjaga kebersihan dengan mencuci, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Para pelanggar protokol kesehatan, khususnya yang kedapatan tidak membawa atau mengenakan masker, juga akan mendapatkan pembagian masker yang telah disediakan oleh para relawan.

”Kalau ada masyarakat khususnya pedagang yang tidak mengenakan masker, akan kami beri edukasi dan masker. Soalnya kalau diberi sanksi penutupan atau pulang secara paksa kasihan, kan masih berkaitan dengan perekonomian para pedagang,” terangnya.

Dikonfirmasi di saat bersamaan, Ketua Relawan Terminal Pasar Tumpang Mohammad Arifin, menuturkan jika selain dari personel Dishub Kabupaten Malang, juga ada sedikitnya 62 personel gabungan yang dilibatkan dalam relawan Covid-19 tersebut.

Baca Juga : Di Tengah PPKM, Dewan Kota Malang Tetap Kawal Pencairan Bansos

”Ada sekitar 62 relawan yang dilibatkan, dari pedagang (di Terminal Wisata Pasar Tumpang) ada 56 orang, dan 6 orang lainnya dari jukir,” paparnya.

Puluhan relawan yang telah terbentuk tersebut, akan dikerahkan secara bergantian untuk melakukan sosialisasi tentang protokol kesehatan. ”Selain membagikan masker, kami juga menyediakan Thermo Gun dan hand sanitizer kepada masyarakat yang ada di Terminal Wisata Pasar Tumpang,” imbuhnya.

Tidak berhenti di situ, relawan yang terbentuk juga aktif melakukan penyemprotan disinfektan di area Terminal Wisata Pasar Tumpang. ”Sejauh ini ketika diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan, masyarakat masih bisa mematuhinya. Semoga dengan mematuhi kebijakan pemerintah seperti saat PPKM ini, pandemi Covid-19 bisa segera berakhir,” tukasnya.

Topik
Berita Malangppkm malang rayadishub kabupaten malangTenaga Relawan Covid 19

Berita Lainnya

Berita

Terbaru