Jejak Covid-19 Kini Ditemukan di Es Krim, China Tutup Gudang Pendingin

Jan 16, 2021 09:43
Es krim (Foto: Britannica)
Es krim (Foto: Britannica)

Pandemi covid-19 hingga kini tak kunjung berakhir. Bahkan, di beberapa negara, kasus covid-19 justru semakin meningkat.  

Kini China kabarnya kembali menemukan jejak covid-19 pada makanan.  Namun, bukan makanan seafood atau jenis makanan pokok lainnya.  

Baca Juga : Langgar PPKM, Satpol PP Kota Malang Tutup Cafe Kriwul 

 

Jejak Covid-19 19 itu justru ditemukan pada sampel es krim buatan lokal di China.  Jejak covid-19 disebut tela ditemukan melalui es krim yang menggunakan susu bubuk dari Ukraina dan whey mist dari Selandia Baru.  

Dilansir melalui China Daily, informasi tersebut telah disampaikan pemerintah China pada Kamis (14/1/2021).   Bahkan, pemerintah China meminta agar menutup sementara gudang pendingin yang menyimpan es krim tersebut.  Diketahui, gudang es krim tersebut sudah memproduksi 4.836 boks dan 1.812 telah dijual ke berbagai provinsi.

Terdapat 2.089 kotak es krim telah disegel dan setiap kotak berisi enam produk es krim yang masing-masing memiliki berat bersih 450 gram.

Baca Juga : Pemkab Malang Siapkan Mobil Refrigerator untuk Distribusikan Vaksin Covid-19 

 

Lalu pada Kamis malam, pemerintah mengimbau bagi warga yang membeli es krim tersebut untuk melaporkan kesehatan dan keadaan fisik mereka. Pemerintah kota juga memberi tahu pihak pasar agar melacak keberadaan es krim tersebut di kota lainnya.

Topik
Pandemi Covid 19makanan seafoodPemerintah ChinaJejak Covid 19Es KrimChina Tutup Gudang Pendingin

Berita Lainnya

Berita

Terbaru