BI Malang Sebut Kegiatan Usaha Tumbuh Positif Triwulan I

Jan 15, 2021 18:48
Ilustrasi Dunai usaha tumbuh positif (trihamasdotcodotid)
Ilustrasi Dunai usaha tumbuh positif (trihamasdotcodotid)

MALANGTIMES - Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) oleh Bank Indonesia Malang terindikasikan optimisme kegiatan usaha tetap tumbuh positif pada triwulan I tahun 2021 (Januari hingga Maret). Hal ini melihat Saldo Bersih Tertimbang (SBT) prakiraan kegiatan usaha sebesar 5,98 persen lebih tinggi daripada SBT -1,75 persen (realisasi SBT triwulan IV-2020).

Kepala Kantor Perwakilan BI Malang Azka Subhan Aminurridho, menjelaskan melalui rilisnya, jika kinerja industri pengolahan usaha masih tercatat positif kendati lebih rendah dibandingkan realisasi pada periode sebelumnya yang terindikasi dari SBT prakiraan sebesar 2,33 persen.

Baca Juga : Hasil Survei Konsumen Desember 2020, BI Malang Sebut IEK Tetap di Level Optimis

"Responden menyampaikan pertumbuhan positif kinerja usaha terutama didorong oleh permintaan yang masih relatif baik. Hal ini juga diikuti oleh sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan & perikanan dengan SBT prakiraan sebesar 0,84 persen," bebernya.

Lebih lanjut dijelaskannnya, jika kontraksi (fase di mana siklus bisnis berada dalam ekonomi yang menurun) diperkirakan terjadi pada kegiatan usaha di sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran dan beberapa sektor lain sebesar SBT 1,32 persen. Kontraksi ini terjadi lantaran turut terimbas dengan pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Januari 2021.

Berdasarkan kondisi likuiditasnya (kemampuan suatu perusahaan dalam memenuhi kewajiban), Saldo Bersih (SB) likuiditas perusahaan tercatat sebesar 6,35 persen setelah triwulan sebelumnya terkontraksi sebesar -6,78 persen.

Sejalan dengan hal tersebut, kemampuan perusahaan untuk mencetak laba (rentabilitas) pada triwulan IV-2020 menunjukan perbaikan dengan SB sebesar 1,72 persen setelah triwulan sebelumnya terkontraksi sebesar -10,71.

Selain itu, perkembangan realisasi investasi pada triwulan IV-2020, turut menunjukkan perbaikan dengan SBT 4,85 persen usia pada periode sebelumnya sempat terdapat kontraksi SBT -9,66 persen.

"Peningkatan realisasi investasi tertinggi terjadi pada sektor Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Motor dengan SBT 5,40 persen dan sektor Konstruksi SBT 2,28 persen," jelasnya.

Baca Juga : 2020, Kota Malang Alami Inflasi Terendah selama 10 Tahun Terakhir

Kemudian, berdasarkan Prompt Manufacturing Index (PMI) – Bank Indonesia, kinerja Industri Pengolahan triwulan IV-2020 terindikasi mengalami peningkatan dengan indeks PMI-BI sebesar 30,00 persen, setelah periode sebelumnya tercatat PMI – BI sebesar 24,27 persen dan 27,27 persen pada triwulan yang sama tahun lalu.

Perbaikan terjadi pada hampir seluruh komponen pembentuk PMI-BI, terutama volume produksi dengan indeks 14,22 persen ditopang oleh penerimaan barang input yang lebih cepat, serta jumlah tenaga kerja dengan indeks 8,97 persen. PMI-BI triwulan I-2021 diprakirakan sebesar 28,36 persen, lebih rendah dari pada triwulan IV-2020. Hal ini juga sejalan dengan Sektor industri pengolahan yang diperkirakan masih mencatat kinerja usaha positif dibandingkan sebelumnya.

 

Topik
Berita MalangBI Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru