Selalu Dikelilingi "Kitten" Cantik nan Seksi, Harun Yahya Sebut sebagai Kualitas Muslim

Jan 15, 2021 13:55
Harun Yahya dikelilingi para wanita. (Foto: m.gunes.com)
Harun Yahya dikelilingi para wanita. (Foto: m.gunes.com)

Pengadilan Turki telah menjatuhkan vonis selama 1.075 tahun penjara terhadap penceramah sekaligus penulis Adnan Oktar alias Harun Yahya. Pria 64 tahun itu terbukti melakukan kejahatan seksual dan ditangkap sejak 2018 lalu.  

Bahkan istana Harun Yahya yang juga merangkap menjadi studio televisi telah dihancurkan oleh Pemerintah Turki.  

Baca Juga : 10 Hari di Kota Batu, KPK Obok-Obok 11 OPD, Rumah Dinas dan Staf, serta Toko Nusantara

Persidangan kasus ini lantas dilanjutkan pada 2019. Selain kasus kejahatan seksual, Harun juga terlibat dalam kasus kejahatan keuangan dan telah membantu kelompok Fethullah Gulen untuk melakukan kudeta yang gagal pada 2016.

Namun, selama persidangan, Harun dan ratusan tersangka lain selalu menyangkal semua tuduhan tersebut.  

Di sisi lain, banyak informasi yang cukup mengejutkan dalam sidang kasus itu.  Salah satunya,  dalam kehidupannya, Harun selalu dikelilingi wanita-wanita cantik nan seksi yang disebut sebagai "kitten" (anak kucing).

Bahkan wanita tersebut berpakaian mini atau sekadar memakai bikini saja.  Mereka ditugaskan untuk menari perut di tengah acara ceramah Harun.  

Terkait hal ini, dalam sidang, Harun  mengaku memiliki lebih dari 1.000 kekasih. Bahkan ia menyebut hal itu merupakan suatu kualitas seorang muslim.

Baca Juga : KPK Geledah Rumah Dinas Wali Kota Batu hingga Toko Nusantara

 "Ada kelebihan cinta di dalam hati saya untuk perempuan. Cinta adalah kualitas manusia. Ini adalah kualitas muslim," kata Harun dikutip dari laman The Guardian.  

Seperti diketahui, Harun terbukti bersalah dengan melakukan pemerkosaan terhadap lebih dari 1.000 perempuan, penipuan, hingga percobaan sebagai mata-mata terhadap pemerintah.  Selain Harun, terdapat pula 236 orang dari lingkarannya yang menerima hukuman.  Sebanyak 78 di antaranya mendapatkan penangguhan penahanan dan penangguhan persidangan.

 

Topik
Harun YahyaAdnan Oktarkasus kejahatan seksual

Berita Lainnya

Berita

Terbaru