Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar saat menegur salah satu toko handphone di Kepanjen yang masih buka di jam malam (Hendra Saputra)
Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar saat menegur salah satu toko handphone di Kepanjen yang masih buka di jam malam (Hendra Saputra)

MALANGTIMES- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah berjalan tiga hari akan terus dipantau oleh Polres Malang untuk menertibkan masyarakat, terutama pada jam malam.

Hal ini dikarenakan Kabupaten Malang sebagai kabupaten terbesar kedua di Jawa Timur (Jatim) memiliki aktivitas masyarakat yang sangat mobil. Terutama di wilayah pusat keramaian seperti Kepanjen, Singosari, Turen dan lainnya.

Baca Juga : Kurangi Pelanggaran Prokes, Polsek Bululawang Operasi Yustisi Tiga Kali Sehari

Oleh karena itu, dalam patroli skala besar pertama kali saat diberlakukan PPKM, Polres Malang bersama TNI dan Satpol PP menyasar wilayah seperti Kepanjen, Gondanglegi hingga Singosari.

Pada patroli tersebut, wilayah yang menjadi pusat keramaian seperti Kepanjen sebagian besar perniagaan memang sudah tahu akan aturan PPKM. Namun ada beberapa yang masih belum mengetahui jam malam yang diberlakukan. Padahal, melanggar jam malam akan mendapatkan sanksi sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 2 tahun 2020.

Hal ini ditegaskan Kapolres Malang Hendri Umar yang menyampaikan, bahwa perniagaan yang masih buka hingga pukul 19.00 WIB akan dilakukan penindakan. 

"Sanksi seperti tempat yang masih buka (pukul 19.00 WIB) nanti akan dilakukan penindakan seperti penutupan izin usahanya atau kami panggil ke kantor. Karena pada peraturan Mendagri jelas tertera (perniagaan) tutup pukul 19.00 WIB, lalu SK Gubernur 19.00 WIB dan SKEP Bupati 19.00 WIB," ujar Hendri Umar.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Malang AKP Ady Nugroho mengaku, anggotanya terus melakukan patroli setiap hari guna melihat perkembangan masyarakat terkait penerapan PPKM, terutama di jam malam.

"Terutama malam hari. Anggota terus melakukan patroli bersama tim operasi yustisi. Intinya jangan ada masyarakat yang masih kegiatan di luar rumah, utamanya yang bersifat kerumunan," ungkap Ady Nugroho.

Baca Juga : Kawal PPKM, Satlantas Polres Malang Incar Balap Liar

Di sisi lain, karena wilayah Kabupaten Malang yang luas ini pihaknya terus berkoordinasi dengan jajaran Polsek. Dengan tujuan untuk mengedukasi warga masyarakat terutama yang berada di wilayah pelosok agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Beberapa masyarakat masih harus kami beri edukasi. Itulah kenapa Polres Malang, tim operasi yustisi dan jajaran Polsek juga saling back-up," papar Ady.