Momen kebersamaan Wali Kota Malang Sutiaji dengan Syekh Ali Jaber saat di Kota Malang. (Foto: Instagram @sam.sutiaji).
Momen kebersamaan Wali Kota Malang Sutiaji dengan Syekh Ali Jaber saat di Kota Malang. (Foto: Instagram @sam.sutiaji).

MALANGTIMES - Kepergian Syekh Ali Jaber cukup mengejutkan masyarakat tanah air, terutama bagi mereka yang pernah mengenal sosok ulama dari Arab tersebut. Wali Kota Malang Sutiaji menjadi salah satu yang sempat bertemu dan berbagi momen cerita dengan sang tokoh islam tersebut.

Ditemui di Balai Kota Malang, Kamis (14/1/2021), Sutiaji mengungkapkan rasa bela sungkawa yang amat dalam. Ia mengenang, sosok Syekh Ali Jaber merupakan tokoh pemuka agama yang amat dicintai oleh masyarakat luas. "Beliau adalah seorang ulama yg diterima oleh semua masyarakat. Beliau termasuk moderat walaupun dia orang dari Jazirah Arab, Madinah. Kami ikut berduka cita dan amat kehilangan, terlebih setiap datang ke Malang itu selalu diagendakan ke rumah," ungkapnya.

Baca Juga : BREAKING NEWS! Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia

Sutiaji menceritakan, momen ketika Syekh Ali Jaber mengunjungi dirinya, sempat melakukan sesi foto bersama anggota keluarganya. Bahkan, sempat berpesan kepada anaknya yang paling bungsu untuk menjadi calon pemimpin. "Sempat ke rumah, dengan keluarga satu per satu juga berfoto, dengan anak-anak. Sempat pesan kepada si kecil bilang 'ini calon jadi pemimpin'. Mendoakan keluarga kami, mudah-mudahan tetap diberi kekuatan dan kesabaran," paparnya.

Lebih jauh, kata Sutiaji, sosok Syekh Ali Jaber selalu terkesan dengan Malang. Terlepas dari suasana Malang Raya yang sejuk, ia pun sempat berkeinginan untuk membuat program bantuan dengan menyediakan listrik di desa-desa terpencil.

"Dia terkesan dengan Malang, karena orang-orangnya ramah, terus sejuk suasananya, imbang dengan Bogor. Beliau juga mau di Malang Raya ini ada bantuan listrik, jadi ada listrik tidak berenergi. Katanya, satu desa di kasih supply berapa, dan yang ngerjakan para santri. Dan harapannya di Indonesia seluruhnya tidak ada lagi desa yang tidak diterangi listrik, dan gratis," tandasnya.

Baca Juga : KPK Periksa Ruangan Wali Kota Batu, Dewanti di Mana?

Sebagai informasi, Syekh Ali Jaber meninggal dunia pada pagi ini, Kamis (14/1/2021). Sebelumnya, ia sempat dirawat karena menderita Covid-19, tapi saat mengembuskan napas terakhir ia diketahui telah berada dalam kondisi negatif Covid-19.