Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Sri Winarni. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Sri Winarni. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES- Pelaksanaan vaksin Covid-19 di Indonesia telah dimulai secara simbolis pada hari ini (Rabu, 13/1/2021). Setelahnya, setiap daerah bakal di mulai pada tanggal 14 dan 15 Januari 2021 ini.

Namun, rupa-rupanya jadwal pelaksanaan vaksinasi di setiap daerah ini tidak secara serentak dijalankan. Kota Malang misalnya, di tahap awal vaksinasi dijadwalkan dilakukan pada bulan Februari 2021 mendatang.

Baca Juga : Sekretaris Komisi D Ajak Masyarakat Patuhi Prokes lewat Ceramah Agama

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang Sri Winarni menyatakan, jadwal pelaksanaan tersebut sesuai dengan yang telah ditetapkan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Di tahap tersebut, yang akan melakukan vaksinasi yakni prioritas bagi Tenaga Kesehatan (Nakes) dan Penunjang Kesehatan.

"Untuk Kota Malang, sesuai dengan surat dari Kementerian Kesehatan dan telah disampaikan oleh provinsi Jawa Timur, itu di bulan Februari," ujarnya, saat dikonfirmasi Rabu (13/1/2021).

Ia menjelaskan, di tahap awal ini Kota Malang mendapat jatah vaksin sebanyak 12.900. Namun, bagi Nakes yang akan divaksin di tahap ini sejumlah 6.450. Jumlah tersebut, sejatinya yang telah terverifikasi dan sesuai dengan ketentuan penerima vaksin. Yakni, dari batas usia 19 sampai 59 tahun, kemudian seorang yang tidak memiliki komorbid atau penyakit penyerta, bukan ibu hamil, dan bukan seorang yang pernah terjangkit Covid-19.

"Dari jumlah Nakes di Kota Malang sebanyak 12.897, sasaran yang akan divaksin sejumlah 6.450," imbuhnya.

Lebih jauh, terkait dengan tempat pelaksanaan vaksinasi ini, Dinkes Kota Malang mencatat telah disiapkan di 76 Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes), termasuk vaksinator atau petugas vaksinasi.

Baca Juga : PMI Kota Malang Perpanjang Jam Pelayanan Rapid Test

"Yang sudah diinput itu ada 76 Fasyankes. Kalau di kami, untuk di 16 Puskesmas itu disiapkan masing-masing 2 vaksinator," terangnya.

Perempuan yang menjabat sebagai Asisten I Setda Kota Malang Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat ini mengungkapkan, jika Pemkot Malang saat ini juga tengah meyiapkan pendataan bagi warga yang menerima vsksin. Tercatat, berdasarkan dari data usia untuk penerima vaksin yakni sejumlah 571.098 warga. Namun, dari data tersebut nantinya masih akan disesuaikan dengan syarat utama penerima vaksin.

"Untuk penduduk di Kota Malang itu jumlahnya 571.098 orang yang sesuai standart untuk bisa divaksin. Tapi nanti itu siapa yang berhak akan mendapat sms khusus dari pusat. Dia yang punya penyakit penyerta, hamil, dan sudah pernah terjangkit Covid-19 itu mekanismenya tidak bisa divaksinasi," tandasnya.