LKS Bermasalah
LKS Bermasalah

MALANGTIMES - Dinas Pendidikan Kota Malang memastikan telah mengambil sikap terkait kasus ditemukannya kata-kata tidak pantas dibuku lembar kerja siswa (LKS) dua hari lalu.

Sekretaris dindik Kota Malang, Suwajana mengatakan bahwa buku-buku tersebut secara resmi telah ditarik dari peredaran. "Sejak Kamis (12/11/2015) proses penarikan buku dari sekolah-sekolah telah dilakukan Dindik," ujar Suwarjana.

Sebelumnya, dindik Kota Malang telah melakukan pertemuan dengan para tim penyusun dari Kelompok Kerja Guru (KKG) . Pada pertemuan itu tim penyusun mengakui bahwa dalam proses pembuatan, tim hanya mengunduh materi dari internet tanpa melakukan editing.

"Sayangnya kami (dindik) juga tidak melakukan pengawasan," sesalnya.

Sebagai informasi, di LKS kelas 5 tematik 4 di halaman 34 tentang "Ayo Menambah Wawasan" yang membahas soal tanggungjawab ada kata pelacur.

Dalam contoh tanggungjawab nomor 2 yang membahas mengenai tanggungjawab terhadap keluarga, dituliskan kalimat contoh: Seorang ibu hidup dengan tiga anaknya. Karena suaminya meninggal dia harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup anak-anaknya, walaupun harus menjadi pelacur sekalipun, demi memberikan kehidupan dan tanggungjawab atas ketiga anaknya.

Sedangkan di LKS kelas 4 tematik 5 "Menghargai Pahlawan" tertulis yang membahas soal pahlawan tidak harus berjubah layaknya Superman maupun Batman, tertulis "Saras 008 (superhero wanita Indonesia, selingkuhannya Spiderman) menolong orang lain dari penjahat.

Untuk menghindari hal ini terjadi kembali, dindik berjanji akan lebih ketat dalam melakukan pengawasan terhadap isi dan konten dalam buku ajar. "LKS berjudul 'Insan Bermartabat' akan digantikan dengan buku baru yang dipastikan isinya telah melalui pengawasan dari dindik," tutup Suwarjana. (*)