Berawal Keluhan Warga Kesulitan Lapor RT/RW, Mahasiswa Ini Buat Aplikasi Pengaduan

Jan 12, 2021 17:26
Capture gambar aplikasi pengaduan karya mahasiswa UMM (Ist)
Capture gambar aplikasi pengaduan karya mahasiswa UMM (Ist)

MALANGTIMES - Berawal dari keluhan warga di sekitar rumahnya, terkait aduan ke Rukun Tetangga (RT) atau Rukun Warga (RW), seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang bernama Muhammad Iqbal Ramadhan, memberikan solusi cerdas.

Sebelumnya, warga Perumahan Terusan Titan Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang ketika ingin mengajukan aduan ke RT atau RW. Warga harus langsung datang ke rumah yang bersangkutan. 

Baca Juga : Presiden Jokowi dan Mendikbud Orasi Ilmiah di Rapat Senat Terbuka UB ke-58

Namun terkadang pihak RT maupun RW sulit untuk ditemui lantaran masih bekerja ataupun mengurangi aktivitas karena masih dalam masa pandemi. Sehingga hal itu menyulitkan warga untuk melakukan pengaduan.

Dari kesulitan warga dalam pengaduan itu, diatasi dengan pembuatan aplikasi dan website pengaduan yang telah secara resmi diluncurkan dan digunakan warga Perumahan Terusan Titan Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing sejak Jumat (1/1/2021).

Dijelaskan Muhammad Iqbal Ramadhan, jika dengan aplikasi dan website yang dibuatnya ini akan mempermudah proses pengaduan masyarakat kepada pihak RT maupun RW. 

Selain itu, dengan adanya pemanfaatan teknologi ini, tentunya turut membuat warga semakin melek teknologi.

“Dengan aplikasi dan website ini, saya ingin meningkatkan pelayanan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi. Selain mempermudah proses aduan masyarakat, aplikasi dan website ini juga akan meminimalisir kontak antar warga di masa pandemi,” ungkap mahasiswa jurusan Teknik Informatika ini.

Untuk mekanisme atau alur penggunaan aplikasi, dijelaskan Iqbal, hal yang harus dilakukan adalah menuliskan nama, nomor KTP, foto bukti dan juga menuliskan rincian aduan. Setelah itu, laporan kemudian bisa dikirimkan ke pihak RT atau RW.

Setelah aduan tersebut diterima pihak RT atau RW dan kemudian langsung ditindaklanjuti, maka nantinya akan muncul tulisan selesai pada laporan yang diadukan.

Baca Juga : Kaleidoskop Pendidikan 2020: Inovasi dan Prestasi Gemilang Unikama untuk Negeri

"Tapi agar masyarakat bisa dengan jelas cara mengunakan aplikasi ini, saya juga telah membuat tutorial di YouTube. Sehingga warga bisa melihatnya di sana. Saya juga telah bagikan linknya," terangnya.

Sementara itu, dalam proses pembuatan aplikasi, diakui Iqbal memang banyak sekali kesulitan yang dialami. Mulai dari data yang tak tersimpan hingga masalah pendanaan. Namun, permasalahan pendanaan tersebut diatasi Iqbal dengan menggunakan hosting website gratis, sehingga penggunaan hanya pada tataran tingkat RT/RW.

 

 

Topik
aplikasi pengaduan rt rwaplikasi hasil mahasiswa muhammadiyahmahasiswa muhammadiyah malangBerita Pendidikan Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru