Angka Kematian Covid-19 Tinggi, Pemkot Malang Terus Upayakan ini

Jan 10, 2021 10:37
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Lonjakan kasus Covid-19 di Kota Malang, nyatanya juga masih dibarengi dengan lonjakan angka kematian. Hingga Sabtu (9/1/2021) saja, kasus Covid-19 di Kota Malang bertambah 60 orang. Artinya sejak Maret 2020 lalu, hingga saat ini total kasus telah mencapai 4.159.

Dari jumlah tersebut, pasien yang dinyatakan sembuh saat ini mencapai 3.454 orang, pasien yang dalam pemantauan atau masih dalam perawatan ada 307.

Baca Juga : Angka Kematian Masih Tinggi, Warga Sakit di Kota Batu Harus Swab Test 

 

Sedangkan pasien yang meninggal tercatat sebanyak 398 orang. Angka ini turut menjadi penyumbang jumlah kematian akibat Covid-19 di Jawa Timur cukup tinggi yang bahkan melampauai batas capaian nasional.

Berkaitan dengan masalah lonjakan-lonjakan kasus Covid-19 yang ada di provinsi Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pun menekankan mengenai cara meminimalisir angka kematian. Karena angka kematian di Kota Malang masih jauh melampaui angka kematian nasional. 

"Di kita 6,9 persen, sedangkan nasional kan angka 2 persen," kata Wali Kota Malang Sutiaji.

Menurutnya, langkah yang akan diambil salah satunya dengan terus menguatkan penerapan kampung-kampung tangguh di setiap kelurahan. Di samping, Sutiaji menganggap, keberadaan RS Lapangan Idjen Boulevard akan bisa optimal menekan kasus Covid-19 khususnya di Kota Malang.

"Terus kami akan menggencarkan kampung-kampung tangguh. Kami juga berterima kasih sekali dengan adanya RS Lapangan ini, ini sangat-sangat membantu kami. Tingkat kesembuhan pasien juga tinggi," imbuhnya.

Meski, diakuinya, jumlah kematian juga masih tetap tinggi. Apalagi, pernah satu kali waktu di Kota Malang, petugas pemakaman khusus Covid-19 harus memakamkan setidaknya 10 pasien. Hal inilah nantinya yang juga menjadi perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.

Baca Juga : Atasi Banjir Kota Malang, 10 Sudetan Bakal Dibuat di Titik Ini 

 

Dalam hal ini, pihaknya juga terus memperhatikan tim pemulasaraan bagi jenazah yang meninggal akibat Covid-19 yang jumlahnya terbatas. Yakni, dengan membentuk teknis khusus.

"Kami sudah memiliki teknis khusus. Tim yang ada, akan kami bagi menjadi dua, satu tim dari Polresta Malang Kota dan UPT Pemakaman. Nanti akan kita koordinasikan," terangnya.

Tak hanya itu, ia juga terus mengimbau agar masyarakat tetap patuh dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan penerapan 3M (Memakai Masker, Mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak).

"Kami mohon kesadaran masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatannya. Cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak," tandasnya.

Topik
Angka kematian covid 19 di Kota MalangCovid 19 di Kota Malangperawatan pasien covid 19Berita Kota Malang Hari Ini
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru