Korban Gendam, Hape Pegawai Kedai Cokelat di Bumiayu Melayang

Jan 06, 2021 16:48
Pelaku yang sempat terekam CCTV di sekitar lokasi kejadian (Ist)
Pelaku yang sempat terekam CCTV di sekitar lokasi kejadian (Ist)

MALANGTIMES - Aksi gendam kembali terjadi di Kota Malang. Kali ini korbannya adalah Aprilia (19) pegawai kedai minuman cokelat, warga Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. 

Aksi tersebut terjadi pada 31 Desember 2020 lalu. Saat itu, korban tengah berjaga di kedai cokelat di Jalan Manisa, Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. 

Baca Juga : Sepanjang 2020, Tercacat Ada 407 Reklame Ilegal di Kota Batu 

 

Dari kronologi, kejadian terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Di mana, terdapat seorang pria yang sudah berumur yang menghampiri korban.

Pelaku kemudian mengatakan kepada korban, jika ia adalah orang suruhan dari pemilik kedai untuk melakukan survei tempat baru, karena kedai akan pindah.

Setelah itu, di depan karyawan tersebut, pria yang diperkirakan berumur 50 tahunan tersebut berpura-pura menelpon pemilik kedai. Ia mengatakan, perihal survei sehingga karyawan tersebut kemudian semakin percaya jika pria tersebut suruhan dari bosnya.

"Alasan mau pindah karena di tempat itu sepi. Dia bilang dia yang akan ngasih tahu tempat yang baru. Pegawai saya semakin yakin setelah dia berpura-pura seperti menelpon saya," jelas Yuli Pro (30) bos korban atau pemilik kedai cokelat, Rabu (6/1/2020).

Setelah itu, pelaku mengatakan, akan mengecek lokasi baru dan akan memfoto lokasi tersebut. Karena Hp milik pelaku tidak terdapat kamera. Pelaku kemudian meminjam Hp karyawan tersebut.

"Dengan tidak sadar pegawai saya memberikan Hp miliknya beserta pin nya. Setelah beberapa saat pelakunya ini pergi bawa Hp Oppo F1, tapi pegawai saya nggak sadar dan orangnya langsung kabur naik motornya," terangnya.

Setelah pelaku pergi, korban beberapa saat kemudian sadar jika Hp miliknya dibawa kabur. Di situ korban kemudian segera mengejar pelaku. Namun karena pelaku kabur terlebih dulu, pelaku akhirnya tak terkejar oleh korban.

"Kemungkinan pegawai saya digendam sehingga sampai nggak sadar dan pasrah memberikan Hp beserta PIN-nya," tuturnya.

Setelah itu, korban melaporkan kejadian tersebut kepada bosnya. Ia kemudian berinisiatif untuk mencari CCTV di sekitar lokasi. Kemudian terdapat CCTV di Kantor Kelurahan. Dilihat di sana ternyat saat pelaku kabur sempat terekam.

Baca Juga : Ditinggal Salat Magrib, Motor Jamaah Masjid Perum BTU Dicuri Maling 

 

"Pelaku ciri-cirinya bertubuh gendut dan agak pendek, pakai topi hitam ada lambang. Pelaku pakai motor Beat. Belum melapor masih  lihat CCTV lagi," paparnya.

Lebih lanjut Yuli menjelaskan, jika kejadian tersebut tak hanya menimpa pegawainya saja. Sebab pada hari yang sama, pegawai kedai lainnya yang tak jauh dari kedai Yuli juga mengalami hal yang sama.

"Kurang lebih sekitar 2 kilometer dari tempat saya, ada yang jadi korban. Hp juga, pelaku infonya juga punya ciri-ciri yang sama," pungkasnya.

 

 

 

Topik
Korban Gendampegawai kedai kena gendamBerita Kriminal Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru