Tunjangan ASN Kabupaten Malang Masih Abu-Abu

Jan 05, 2021 14:18
Kepala BKPSDM Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah (istimewa)
Kepala BKPSDM Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah (istimewa)

MALANGTIMES - Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang di tahun 2021 diprediksi belum mendapat tunjangan. Hal itu ditengarai karena belum adanya Surat Edaran (SE) ataupun peraturan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang Nurman Ramdansyah, mengaku bahwa pihaknya belum menerima SE terkait tunjangan untuk ASN.

Baca Juga : Tahun 2021, Cukup Banyak Kursi Kosong di OPD Kota Batu

"Untuk tunjangan bagi PNS memang belum kami terima secara formal. Tapi kalau nanti misalnya realisasi ya sangat kami syukuri," kata Nurman, Selasa (5/1/2021).

Untuk diketahui, jumlah keseluruhan ASN di lingkungan Kabupaten Malang ada 10.300 orang. Dan jika ditambah dengan tenaga honorer atau kontrak bisa mencapai 22 ribu orang.

"Dengan jumlah ASN yang sekian puluh ribu itu, pastinya masih menunggu perumusan dinas-dinas terkait untuk realisasi tunjangan di tahun ini," ungkapnya.

Sementara itu, Nurman mengakui, bahwa aturan teknis terkait tunjangan ASN juga masih dipelajari. Sebab, anggaran yang diajukan untuk tunjangan ASN belum tentu masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021.

Baca Juga : 2021, Pengembangan Wisata di Kabupaten Malang Tetap Jadi Fokus Bupati Sanusi

"Kalau sudah ada perintah segera disiapkan. Tunjangan ini masuk dalam anggaran APBD 2021 atau tidak itu belum dapat dipastikan," jelasnya.

 

Topik
Tunjangan ASN Kabupaten Malangtunjangan asnBKPSDM Kabupaten Malangberita kabupaten malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru