Harga Tahu-Tempe Naik Per Hari Ini, Berikut Penjelasan Kemendag

Jan 04, 2021 08:48
Tahu-tempe (Foto: Health Kompas)
Tahu-tempe (Foto: Health Kompas)

MALANGTIMES - Tahu dan tempe menjadi salah satu makanan pokok terfavorit kebanyakan orang.  

Dengan harga yang murah, kita bisa menikmati makan enak meski hanya dengan tahu dan tempe.  

Baca Juga : Kedelai Impor Naik, Disperindag Kabupaten Malang Pastikan Stok Masih Aman

Namun, kini dikabarkan jika harga tahu dan tempe akan naik mulai hari ini, Senin (4/1/2020).  

Hal tersebut disebabkan dari imbas harga kedelai sebagai bahan baku tahu dan tempe.  

Terkait hal ini, Kementerian Perdagangan (Kemendah) melalui Sekjen Kemendag Suhanto memberikan penjelasan.  

Suhanto mengatakan jika kenaikan harga jual ini bisa dimaklumi oleh pembeli.

"Harap masyarakat memaklumi, karena kami tidak mungkin menggantikan kebutuhan kedelai yang memang minim di dalam negeri," ucap Suhanto.

Ia juga menuturkan, jika Kemendag terus bekerja sama dengan Kementerian Pertanian (kementan) dan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) untuk mencari jalan keluar.  

Seperti diketahui, Kemenkop UKM kini tengah berkomunikasi dengan perajin agar tetap bisa melanjutkan produksi.  

Baca Juga : Harga Kedelai Impor Naik Tajam, Diskopindag Kota Malang Sebut Stok Cukup

Sementara Kementan tengah berusaha untuk meningkatkan produktivitas produksi kedelai di dalam negeri.  

Untuk diketahui kenaikan harga kedelai saat ini berada pada kisaran Rp9.000 menjadi Rp9.300 sampai Rp9.600 per kilogram.  

Kendati demikian, Suhanto belum bisa memastikan berapa besar kemungkinan kenaikan harga tahu dan tempe.  

"Apakah kenaikannya akan linier juga 3,3 persen atau tidak, atau bahkan 5 persen, saya belum tahu. Tapi saya sudah pesan ke mereka (perajin tahu tempe) agar jangan terlalu tinggi kenaikannya, yang penting tetap untung, tapi jangan membebani masyarakat," jelasnya.

 

Topik
harga tahu tempe harga tahu tempe naik harga kedelai naik kementeian perdagangan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru