Dua TNI Dianiaya 9 Remaja, 1 Tewas dan 1 Kritis

Jan 02, 2021 10:49
foto ilustrasi
foto ilustrasi

MALANGTIMES - Dua Anggota TNI yang bertugas di Yonif 144/Jaya Yudha, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu dianiaya oleh sembilan remaja. Penganiayaan tersebut menyebabkan salah satu Anggota TNI bernama Prada Yopan Setiandi (21) tewas akibat luka tusuk.

Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (31/12) sekitar pukul 23.30 WIB saat korban bersama rekannya berada di Lapangan Setia Negara Curup. Kemudian korban dan rekannya terjadi keributan dengan pemuda daerah tersebut sampai terjadi perkelahian. Rekan korban bernama Pratu Agus Salim  juga mengalami luka serius dan kini tengah menjalani perawatan di rumah sakit setempat.

Baca Juga : Bikin Ngakak, Dua Pencuri Pipa Besi Tersungkur Lantaran Keberatan Beban, Aksinya Terekam CCTV

 

Kapolres Rejang Lebong AKBP Puji Prayitno didampingi Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Sigit Purwoko bertempat di Mapolres Rejang Lebong, Jumat (1/1), membenarkan adanya kejadian pengeroyokan terhadap dua anggota TNI tersebut. Insiden itu menyebabkan korban terluka parah dan satu orang lainnya meninggal dunia akibat adanya kesalahpahaman antara korban dengan para pelaku.

"Terjadi akibat kesalahpahaman antara korban dengan para pemuda itu sehingga terjadi penganiayaan yang mengakibatkan korbannya luka berat," kata AKBP Puji, Dikutip Antara, Sabtu (2/1/2021).

Dia menjelaskan setelah kejadian pengeroyokan yang menyebabkan anggota TNI ini mengalami sejumlah luka tusuk benda tajam pihaknya bersama dengan Kodim 0409/Rejang Lebong langsung melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan berhasil mengamankan lima orang termasuk barang bukti senjata tajam yang digunakan menusuk dua anggota TNI tersebut.

Adapun lima orang yang mereka amankan ini, katanya, empat orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka yakni RE, BO, RO, AK. Sedangkan satu orang lainnya yaitu DA masih berstatus sebagai saksi.

Dia menambahkan lima orang diamankan ini rata-rata anak di bawah umur. Di mana dari penyelidikan petugas diketahui aksi pengeroyokan terhadap anggota TNI yang saat kejadian berpakaian sipil ini dilakukan oleh sembilan orang. Sedangkan empat orang lainnya masih dalam pengejaran petugas.

Baca Juga : Kejar-kejaran dengan Polisi, Residivis Asal Pasuruan Ditangkap di Batu

 

Untuk menjaga keamanan dan ketertiban para pelaku yang sudah ditangkap, kata Puji, sekitar pukul 15.00 WIB dibawa ke Mapolda Bengkulu guna meredam situasi. Dia berjanji proses pengusutan kasus itu akan dilakukan secara transparan.

Sejauh ini pihaknya masih melakukan pengembangan kasus pengeroyokan ini guna mengetahui motifnya, apakah ada pengaruh minuman keras atau tidak, namun yang pasti akibat adanya kesalahpahaman antara kedua belah pihak. 

Topik
Anggota TNIProvinsi BengkuluPenganiayaan Bengkulu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru