2 Ribu Lebih Guru Non-PNS Kabupaten Malang akan Diajukan Jadi Guru Berstatus P3K

Dec 31, 2020 20:31
Kepala BKPSDM Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah saat ditemui awak media di Pendopo Agung Kabupaten Malang. (Foto: Dok. JatimTimes) 
Kepala BKPSDM Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah saat ditemui awak media di Pendopo Agung Kabupaten Malang. (Foto: Dok. JatimTimes) 

MALANGTIMES - Pada tahun 2021 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang telah merencanakan pengajuan untuk peningkatan status guru Non-PNS (Pegawai Negeri Sipil) menjadi guru yang berstatus P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) sebanyak 2.122 guru. 

Kepala BKPSDM (Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia) Kabupaten Malang Nurman Ramdansyah, mengungkapkan, pada tahun 2021 sudah disiapkan untuk pengajuan kuota guru Non-PNS untuk menjadi guru P3K sebanyak 2.122 orang guru. 

Baca Juga : Guru Tak Lagi Jadi PNS Mulai 2021, Cuma Bisa Jadi PPPK, Ini Penjelaskan BKN

"2.000 lebih guru Non-PNS yang diajukan sebagai P3K tersebut terdiri dari 1.672 guru SDN (Sekolah Dasar Negeri, red) dan 450 itu guru SMP (Sekolah Menengah Pertama, red)," ungkapnya saat dikonfirmasi pewarta, Kamis (31/12/2020). 

Terlebih lagi di tahun 2021, BKN (Badan Kepegawaian Nasional) telah mengeluarkan keputusan bahwa kuota untuk guru di CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) dihapuskan dan diarahkan untuk kuota P3K. 

"Dari pusat tidak ada perekrutan, jadi kami mengajukan sekitar 2000 lebih guru Non-PNS untuk diajukan menjadi P3K," ujarnya. 

Lanjut Nurman, bahwa pengajuan guru untuk naik tingkat berstatus menjadi P3K tersebut dirasa masih kurang ideal jika dibandingkan dengan jumlah total guru Non-PNS yang ada di Kabupaten Malang. 

"Kami ingin mengajukan secara ideal, tapi sementara ini hanya 2000 an itu saja yang bisa kami ajukan. Untuk idealnya berapa? itu yang tahu di pak Rahmat (Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Rahmat Hardijono, red)," terangnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Rahmat Hardijono menjelaskan, bahwa di Kabupaten Malang sendiri jika dilihat dari totalnya pada saat semester pertama pada tahun 2020 guru Non-PNS berjumlah 6.775 orang. 

"Kalau jumlah guru atau pendidik dan tenaga kependidikan Non-PNS, data hingga semester pertama tahun 2020 sebanyak 6.775 orang. Dengan rincian 5.383 guru atau pendidik dan 1.392 tenaga kependidikan," jelasnya. 

Baca Juga : Memprihatinkan, Kesejahteraan Guru Honorer di Kota Batu Perlu Ditingkatkan

Rahmat menuturkan, bahwa pihaknya di tahun 2021 mengajukan 7.000 guru Non-PNS untuk berstatus P3K. "Karena mengantisipasi pada tahun 2021 ada guru yang pensiun atau ada penyebab lain seperti wafat atau sakit yang mana terpaksa mengundurkan diri menjadi PNS," tuturnya. 

Namun meski begitu, Rahmat mengatakan, bahwa kenaikan status guru Non-PNS menjadi status guru P3K tidak terdapat bedanya dengan guru yang berstatus PNS terkait gaji dan tunjangannya. 

"Bedanya hanya tidak ada hak pensiun saja. P3K tidak ada hak pensiun dan PNS ada. Namun untuk gaji dan tunjangan sama saja," tutupnya. 

 

Topik
guru non PNSguru non pns kabupaten malangguru p3kBKPSDM Kabupaten Malangdinas pendidikan kabupaten malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru