Banyak Tempat Usaha Tak Berizin, DPRD Kota Batu Akan Sidak di Tempat Ilegal

Dec 31, 2020 14:02
Foto ilustrasi
Foto ilustrasi

MALANGTIMES - Terkait banyaknya pengusaha yang tak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Kota Batu, Ketua Komisi C, DPRD Kota Batu Khamim Tohari angkat bicara.

"Kami bersama rekan-rekan dan komisi terkait segera mengagendakan sidak di titik-titik yang ditengarai ilegal, karena tak berizin. Ketegasan ini semua harus terlibat dan saling menguatkan, antara eksekutif dan legislatif," ujarnya, Kamis (31/12/2020).

Baca Juga : ATF Gelar Workshop: Wujudkan Usaha Kolektor di Kota Batu

Dikabarkan, dari masing-masing pelanggar yang  disampaikan OPD terkait sudah menjalani  proses sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) karena terindikasi melanggar.

"Setelah ditipiring, ketakutannya tempat-tempat yang belum mengantongi izin itu akan beroperasi lagi dengan dalih sambil mengurus izinnya. Itu sama saja hanya sebatas dagelan saja dan bagaimana cara untuk mengawasinya," ungkapnya.

Maka dari itu, menurutnya harus ada langkah tegas dari dinas terkait. Terutama OPD penegak Perda Kota Batu, Satpol PP.

"Kalau perda tersebut ditegakkan tentu pelanggaran itu bakal berkurang dan bukannya malah mengesankan dari pihak pengembang menyepelekan dan tak membuat ciut nyalinya," harapnya.

Pihaknya juga segera koordinasi dengan ketua dewan dan beberapa komisi terkait untuk menyikapi persoalan ini.

Baca Juga : 3 Hari Mendatang, Kota Batu Bakal Diguyur Hujan Sedang hingga Lebat

"Karena sering terjadi hal tersebut, beberapa oknum pengembang izinnya dianggap hal yang tak penting, dan mengedepankan membangun duluan. Karena beranggapan sanksinya hanya sebatas ditipiring dan tidak mungkin bangunan yang sudah berdiri itu bakal dibongkar. Itulah yang mengesankan penegakan perda di Kota Batu tumpul," ujarnya.

Diketahui pemberitaan MalangTIMES sebelumnya, terkait rencana pelaksanaan sidak Tindak Pidana Ringan (Tipiring) terhadap 17 pengusaha yang tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), ahkirnya Satpol PP Kota Batu laksanakan sidang tipiring secara virtual. Dengan tujuan mengikuti anjuran prokes pandemi Covid-19.

"Dari 17 pengusaha yang menjalani sidang itu, denda pelanggar yang terkumpul sebesar Rp 38,8 juta. Dengan setiap pelanggar membayar denda di kisaran Rp 1,5 juta hingga yang tertinggi Rp 5 juta," ujarnya.

Topik
izin mendirikan bangunan (IMB)Kota BatuKomisi C DPRD Kota BatuKhamim TohariTindak Pidana Ringan (Tipiring)

Berita Lainnya

Berita

Terbaru