UM Bakal Rombak Masjid Al-Hikmah, Tambah Kapasitas Jamaah hingga 8000

Dec 28, 2020 13:48
Ilustrasi Desain Rancangan Masjid Al-Hikmah oleh PT Yodya Karya Surabaya sebagai Peserta Tender Terpilih. (Foto: istimewa)
Ilustrasi Desain Rancangan Masjid Al-Hikmah oleh PT Yodya Karya Surabaya sebagai Peserta Tender Terpilih. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Sebelum pandemi apabila Salat Jumat tiba, jama'ah di Masjid Al-Hikmah Universitas Negeri Malang (UM) kerap meluber hingga ke luar masjid.

Kondisi itu sepertinya tak akan ditemukan lagi nanti sebab Universitas Negeri Malang (UM) merencanakan proyek pembangunan gedung masjid ini dengan tujuan menambah kapasitas jama'ah. Di mana pada mulanya hanya menampung 5.000 jama'ah, bertambah kapasitas menjadi 8.000 jama'ah.

Baca Juga : Fakultas Ekonomi Lakukan Asesmen Lapangan Akreditasi Prodi Perbankan Syariah

 

Rencana ini diselenggarakan dengan dimulainya perekrutan Jasa Konsultan Perencana melalui pelelangan dan sistem tender sejak September lalu (11/9/2020). Perekrutan ini berselang selama 100 hari hingga Desember (11/12/2020).

Dari sebanyak 23 perusahaan yang berpartisipasi dalam kompetisi tender ini, terpilih PT. Yodya Karya Surabaya sebagai perusahaan yang menawarkan jasa konsultan perencanaan proyek pembangunan masjid Al-Hikmah.

Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Nur Yasin mengatakan bahwa terdapat kualifikasi yang harus dipenuhi oleh peserta tender. Salah satunya adalah peserta sudah terdaftar pada portal nasional Lembaga Kebijakan Pengadaaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

"Bagi perusahaan yang berkompetisi dalam tender ini harus memenuhi dokumen-dokumen berisi desain rancangan bangunan secara keseluruhan, dan pada desain rancangan itu sudah termasuk berbagai rancangan seperti posisi beberapa item yang akan dimasukkan ke dalam masjid, kemudian desain rancangan langit-langit masjid, dan masih banyak lagi," paparnya.

"Nanti sesuai dengan dokumen rancangan jasa perencana, itu rencananya akan dibangun tiga lantai dengan luas 40 x 50 m², lalu disediakan juga ruang kesekretariatan untuk beberapa pihak seperti BDM (Badan Dakwah Masjid), dan kawan-kawannya," terangnya lebih lanjut.

Sistem tender untuk pemilihan jasa konsultan perencana ini dilakukan dengan meninjau beberapa dokumen desain rancangan bangunan milik peserta, mempertimbangkan detail nilai ukuran tiap sisi bangunan. Desain rancangan terbaik akan dipilih sebagai pemenang lelang pada kompetisi tender tersebut.

Baca Juga : Kampus Boleh Gelar Wisuda Tatap Muka, Penuhi Dulu Syaratnya

 

"Kami juga pertimbangkan peserta tender yang terpilih dari penawaran harga terbaik yang mereka tawarkan," imbuhnya.

Yasin mengungkapkan, proyek ini diestimasi selesai dalam kurun waktu 240 hari atau kurang lebih selama 8 bulan. Diperkirakan bahwa sumber dana untuk proyek rekonstruksi masjid Al-Hikmah ini sebanyak Rp 110.000.000.000 secara estimasi pagu anggaran dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Universitas Negeri Malang yang bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Tahun Anggaran 2021 dengan rincian alokasi dana untuk jasa konsultan perencana sebesar Rp 2.350.000.000 dan total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) untuk jasa konsultan pengawas sebesar Rp 1.477.273.800.

"Untuk saat ini, kami sedang dalam proses pemilihan jasa konsultan bagian pengawasan yang juga diestimasi dalam kurun waktu 100 hari seperti pada saat pemilihan jasa konsultan bagian perencanaan," pungkasnya.

 

Topik
Universitas Negeri Malangrenovasi masjid UM

Berita Lainnya

Berita

Terbaru