Ini Peruntukan 15 Ribu Alat Rapid Test Antigen Milik Pemkab Malang

Dec 25, 2020 18:21
Ilustrasi saat petugas melihat hasil rapid test antigen (Foto : Alodokter.com)
Ilustrasi saat petugas melihat hasil rapid test antigen (Foto : Alodokter.com)

MALANGTIMES - Menjelang pergantian tahun 2021, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang mengaku memiliki 15 ribu alat rapid test antigen. Dijelaskan Kadinkes (Kepala Dinas Kesehatan) Kabupaten Malang Arbani Mukti Wibowo, belasan ribu stok alat rapid test antigen tersebut, bakal diprioritaskan untuk melakukan tracing penyebaran Covid-19.

”(Alat rapid test) antigen punya 15 ribu stok, tapi bukan hanya untuk pendatang selama nataru (Natal dan Tahun Baru) saja. Namun sebagian besar untuk puskesmas guna kepentingan melakukan tracing,” terangnya.

Baca Juga : Vaksin Covid Disebut Pakai Sel Janin Aborsi, PDM Kota Malang Menyatakan tidak Mudah Menggunakananya

 

Sekedar diketahui, sebelum melakukan kebijakan tracing melalui rapid test antigen, Pemkab Malang sempat melakukan tracing melalui rapid test antibodi.

”Kalau dulu rapid test antibodi, tapi sekarang tracing terhadap orang yang kontak erat dengan pasien Covid-19 menggunakan rapid test antigen,” timpal Arbani.

Selain diprioritaskan untuk melakukan tracing Covid-19 di Kabupaten Malang, stok alat rapid test antigen yang mencapai belasan ribu tersebut juga diperuntukkan bagi pejabat atau ASN (Aparatur Sipil Negara) di Kabupaten Malang, yang akan melakukan kunjungan kerja ke luar kota.

”Tujuan utama rapid test antigen prioritasnya memang untuk tracing. Tapi sebagian juga untuk pejabat, petugas, atau karyawan yang mau keluar wilayah Kabupaten Malang,” jelasnya.

Terakhir, belasan ribu stok rapid test antigen yang dimiliki oleh Pemkab Malang tersebut, dijelaskan Arbani, juga diperuntukkan bagi pendatang dari luar wilayah Kabupaten Malang, selama libur panjang perayaan nataru.

”Kemudian juga masih tersedia untuk rapid test antigen bagi pendatang ke Kabupaten Malang, yang tidak punya hasil rapid test antigen negatif,” imbuhnya.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Dandim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu Letkol Inf Yusub Dodi Sandra, mengatakan, jika alat rapid test antigen yang disediakan selama perayaan nataru adalah 3.600.

Baca Juga : Sambut Natal, Jalanan di Kota Malang Disemprot Disinfektan

 

”Sebanyak 3.600 (alat rapid test antigen) itu untuk pendatang yang masuk ke Kabupaten Malang selama momen nataru,” ujarnya.

Sementara itu, bagi nakes (tenaga kesehatan) yang ditugaskan melakukan rapid test antigen, diakui Arbani, juga telah menjalani pelatihan khusus.

”Teknisnya tetap dilakukan oleh tenaga kesehatan yang terlatih, yang bisa melakukan rapid test antigen. Karena memang lebih sulit dari rapid test antibodi. Kalau antibodi melalui sampel darah pada jari. Sedangkan rapid test antigen hampir sama seperti swab (PCR), yaitu melalui hidung dan tenggorokan,” tukasnya.

 

Topik
Rapid Test AntigenDinkes Kabupaten Malangperuntukkan rapid test antigenrapid test antigen kabupaten malangtracing covid 19

Berita Lainnya

Berita

Terbaru